Sinergi Bank Indonesia Malang & Perbankan

Serentak Layani Penukaran, Siapkan Rp 4,7 Triliun

  • 23-05-2019 / 23:03 WIB
  • Kategori:Malang
Serentak Layani Penukaran, Siapkan Rp 4,7 Triliun ANTRE PANJANG: Warga Batu mengantre panjang demi menukarkan uang baru di Parkir Balai Kota Among Tani Batu, Kamis (23/5) . Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Azka Subhan Aminurridho

MALANG-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Perbankan (Bank Umum dan BPR), menggelar layanan penukaran uang pecahan kecil secara serentak. Lokasinya di sejumlah pusat keramaian maupun di kantor bank masing-masing. Sebagai upaya mendukung kesiapan perbankan, Kantor Perwakilan BI Malang menyiapkan uang kartal sebanyak Rp 4,7 triliun.

Jumlah tersebut merupakan nominal yang diperhitungkan melalui estimasi kenaikan permintaan kebutuhan uang. Pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini mencapai 20 persen. Angka itu lebih tinggi dari periode tahun lalu yang jumlahnya Rp 3,9 Triliun. Dana tersebut dipersiapkan baik untuk penarikan secara tunai. Baik melalui kantor layanan maupun mesin ATM perbankan, serta melalui pelayanan kas keliling kepada masyarakat.

"Bank Indonesia melayani penukaran uang serentak melalui 72 titik outlet Bank Umum dan 49 titik outlet BPR di wilayah kerja Bank Indonesia Malang. Kami mulai 20 Mei 2019 hingga 31 Mei 2019," terang Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Azka Subhan Aminurridho.

Selain itu juga akan ada pelayanan di berbagai titik-titik strategis di Malang, Batu, Pasuruan dan Probolinggo. Dengan menggunakan 13 mobil kas keliling. Armada yang dikerahkan merupakan satu mobil milik Bank Indonesia dan 12 mobil lainnya milik bank umum.

Antara lain BNI, BCA, BTN, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Muamalat, BPD Jatim, BPD Jatim Syariah, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, BRI dan BRI Syariah.

Untuk wilayah Kota Malang, BI bersama dengan perbankan akan melakukan layanan penukaran uang serentak di Gedung Kartini Jalan Tangkuban Perahu Malang selama delapan hari. Yakni mulai Minggu 26 Mei hingga 2 Juni 2019 setiap pagi pukul 08.00-selesai dan dilayani oleh enam Bank Umum.

Selama delapan hari pula Perbankan juga menyediakan layanan penukaran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Yaitu penukaran kartu ATM berlogo Master Card dengan kartu ATM berlogo Garuda. Kartu tersebut memberikan banyak keunggulan.

"Pertama bisa untuk transaksi di berbagai EDC/ ATM bank lainnya dan nasabah lebih hemat biaya administrasi per bulan. Namun GPN baru bisa digunakan untuk transaksi dalam negeri saja," terang Azka.

Untuk menghindari beredarnya uang palsu yang merugikan masyarakat, Kantor Perwakilan BI Malang mengimbau masyarakat. Diharapkan masyarakat menukar uang di tempat  penukaran resmi baik yang dilakukan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI. Selain itu, masyarakat harus selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan menggunakan uang.

"Masyarakat diminta untuk selalu cermat dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah dengan mengingat 3D yakni Dilihat, Diraba, Diterawang," tandasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperlakukan dan merawat rupiah dengan baik melalui 5 JANGAN. Di antaranya Jangan Dicoret, Jangan Distepler, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi dan Jangan Dilipat.

Antre Berjam-Jam, Tukar Uang Baru Rp 4,4 Miliar

Jasa pelayanan penukaran uang oleh Bank Indonesia (BI) terbukti dinikmati masyarakat. Bekerjama dengan Pemkot Batu, pelayanan itu diserbu warga, kemarin. Ratusan orang antre di Lapangan Balai Kota Among Tani Batu dalam event Pasar Murah Ramadan. Tak tanggung-tanggung selama tiga hari 22 - 24 Mei, uang yang ditukar mencapai Rp 4,44 miliar.

Selama dua hari kemarin, 800 paket uang pecahan Rp 2000, Rp 5000, Rp 10.000 dan Rp 20.000 (grafis.red) habis dalam sekejap. Dengan masing-masing paket sebesar Rp 3,7 juta. Dengan syarat pengguna jasa harus warga Kota Batu.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Batu. Itu nampak dari pukul 08.00 WIB, sudah banyak masyarakat yang mengantre hingga mengular. Bahkan konsumen harus rela mengantre hingga 1 jam lebih. Salah satunya adalah Niken Citra yang rela mengantre satu jam lebih mulai pukul 08.00 WIB.

"Sudah sejak pagi mengantre. Beda dengan tahun sebelumnya, kali ini harus antre lebih panjang karena hanya ada satu bank yang buka pelayanan," ujar Niken kepada Malang Post, Kamis (23/5) kemarin.

Meski ia menyayangkan hal tersebut, ia merasa terbantu dengan adanya jasa penukaran uang. Pasalnya ia tak perlu menunggu waktu mepet untuk menukar uang langsung ke bank. Atau menukar uang baru di pinggir jalan dengan biaya yang cukup mahal.

Ira Budi Lestari, selaku Penyelia PN dan Teller Bank Jatim Batu menyampaikan, selama pelayanan dua hari, 23 dan 24 Mei pihaknya menyiapkan 400 paket per harinya. Jumlah tersebut sudah ditetapkan oleh BI.

Selain pelayanan di Pasar Murah Ramadan, lanjut dia, Bank Jatim Batu juga melayani penukaran uang lagi. Tepatnya di kantor Bank Jatim Batu Jalan Panglima Sudirman mulai 27 - 31 Mei 2019.

"Jadi tak hanya di Pasar Murah. Tapi di kantor kami juga memberi pelayanan kepada nasabah umum saat hari aktif. Hampir sama, dalam pelayanan jasa penukaran uang, nasabah tidak akan dikenakan biaya administrasi," paparnya.  

Sementara itu, Kabid Perdagangan Diskumdang,  Kaero Latif Setiawan menambahkan, jasa penukaran uang ini merupakan bagian dari Pasar Murah Ramadan Pemkot Batu. Ia bersyukur jasa penukaran uang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Batu.

Selain jasa penukaran uang, Latif mengungkapkan event tersebut juga dikunjungi ratusan warga Kota Batu tiap sorenya. Karena ada 50 stand yang disiapkan melayani warga Kota Batu.

"Dari stand tersebut menjual sembako, fashion, snack, kerajinan, penukaran uang, kuliner, hingga produk UMKM di Kota Batu dengan harga subsidi," pungkasnya.(lin/eri/ary)

  • Editor : ary
  • Uploader : abdi
  • Penulis : lin
  • Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Tiket Pesawat Mahal, Danau Toba Kehilangan Turis

VIDEO