Sebelum Menjamu Persela, Arema Harus Benahi Tiga Hal ini

  • 24-05-2019 / 00:52 WIB
  • Kategori:Arema
Sebelum Menjamu Persela, Arema Harus Benahi Tiga Hal ini Pelatih Arema FC, Milomir Seslija telah mengevaluasi penyebab kekalahan timnya.

MALANG - Pelatih Arema FC, Milomir Seslija telah mengevaluasi penyebab kekalahan timnya. Dia menyoroti bila ada tiga hal yang membuat tim Singo Edan takluk dari Borneo FC dan mesti diperbaiki sebelum menjamu Persela Lamongan, di Stadion Kanjuruhan, Senin (27/5) depan.

Mulai dari kerja keras, kepercayaan diri dan kreativitas. "Dalam sepak bola, diperlukan kerja keras dan juga semangat juang. Hal itu yang saat ini belum tampak dalam permainan kami," ujar Milomir Seslija.

Menurut dia, kerja keras dan semangat juang, bisa muncul dari pikiran sang pemain. Dia mengakui, bila pikiran atau mental pemain yang kini menjadi pekerjaan rumah untuk ditingkatkan oleh timnya.

Apalagi, pasca kekalahan dalam tiga laga berturut-turut diprediksi bisa membuat mental pada pemain drop. Sebab, meski secara permainan dianggapnya tidak buruk, namun hasil akhir adalah kekalahan.

"Seperti dalam tiga laga terakhir. Kami punya tiga peluang dan di 2-3 menit terakhir seharusnya bisa memanfaatkan crossing. Tetapi, kami sekarang punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan semuanya," papar dia.

Hal itu diakuinya karena pemain kurang percaya pada kemampuan mereka. Padahal, kunci dari sepak bola menurutnya adalah percaya pada kemampuan diri sendiri serta tim.

"Kamu harus percaya, berpikir positif pada kemampuan. Mereka sempat pada performa terbaik di Piala Presiden, itu harus dicapai lagi," tambahnya.

Menurut dia, yang selanjutnya tim Arema juga kehilangan kreativitas di laga terakhir. Saat upaya mereka membangun serangan gagal, terutama dari sisi yang dikuasai Makan Konate, belum terlihat upaya untuk kreatif dan terus menekan lawan.

Parahnya, dalam laga lawan Borneo, Konate sempat mendapatkan hantaman pemain lawan yang membuat performanya tidak begitu maksimal selanjutnya. Arema pun membutuhkan kreativitas permainan ketika satu sisi serangan tim buntu.

"Kami butuhkan kreativitas, seperti dari sayap. Saat lawan Borneo hanya Alfarizi yang membuat crossing. Saat nanti Alfin dan Dendi kembali, pasti lebih baik," tandas dia. (ley/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ley
  • Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Divonis 5 Bulan, Vanessa Menerima, JPU Pikir-pikir

Ini Lho, Beda Safety dan Defensive Riding

Berkendara di Daerah Macet, Perhatikan Oli

VIDEO