184 Minol Tak Berizin Disita

  • 24-05-2019 / 11:19 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
184 Minol Tak Berizin Disita

MALANG- Semalam, sebanyak 184 minuman beralkohol (minol) disita. Penyitaan ini dilakukan saat Patroli Gabungan dan Razia Miras dalam kegiatan Cipta Kondisi Bulan Ramadhan 2019 Kota Malang.

Diketahui, operasi gabungan yang digelar Satpol PP Kota Malang bersama jajaran Bakesbang, TNI dan Polri kemarin dimulai pukul 20.45 WIB. 

"Kita turunkan 25 personil, meliputi 1 SSR Satpol - PP Kota Malang,  4 orang personil Bea Cukai Malang, 2 orang personil Bakesbangpol Kota Malang,  4 orang personil anggota Denpom V-3/Malang, 1 orang personil Denintel Kodam V/BRW, 6 orang personil anggota Sabhara Polres Malang Kota, 4 orang personil Kodim 0833/Kota Malang, dan 1 orang personil Intelkam Den Brimob Ampeldento Malang," jelas Kasatpol PP Kota Malang Priyadi saat dikonfirmasi beberapa saat lalu.

Dalam operasi kemarin malam ini terdapat 5 lokasi yang disasar. Yakni Toko Jamu "L" Jalan Borobudur Kecamatan Blimbing. Kemudian 2 tempat karaoke Keluarga juga didatangi namun keduanya dinyatakan dalam status tidak beroperasi.

Dilanjutkan razia ke sebuah hotel di kawasan Jalan  Dr. Cipto Kota Malang dan Jalan Puncak Kecamatan Klojen.

"Hasil operasi di 5 lokasi ini adalah penemuan minuman Golongan A sampai dengan Golongan C yang belum berizin," tegas Priyadi.

Ada sebanyak 153 Botol ditemukan di toko jamu  dan hotel. Minol ini disita karena tidak memiliki ijin resmi. Dan juga ada sebanyak 31 Botol yang juga disita karena tidak sesuai dengan penjualan per golongannya di tempat temuan.

Untuk barang yang disita, dikatakan Priyadi, telah diamankan oleh Bea Cukai Malang.

Sementara itu terkait hal ini Wali Kota Malang  Sutiaji pada kesempatan berbeda menekankan langkah operasi berkelanjutan.

"Realitanya kita temukan (minuman beralkohol tak berizin red). Artinya kewaspadaan dan kecermatan harus terus dibangun," tegasnya.

Yang memprihatinkan ini di bulan ramadhan, lanjut Sutiaji, yang sudah diberikan surat edaran. Hal ini memberi pelajaran bagi seluruh warga dan komponen masyarakat Kota Malang semua.

"Untuk terus membangun semangat toleransi,  kebersamaan,kerukunan dan kekompakan langkah dalam membangun kota yang bermartabat,"tegas Sutiaji. (ica)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ica
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Divonis 5 Bulan, Vanessa Menerima, JPU Pikir-pikir

Hakim MK Beda Pendapat

Nyaris Kehilangan Suara

Siapkan Tekno Park untuk Kolaborasi Bidang Ilmu

VIDEO