trial_mode: on

Bagi Truk Pengangkut Barang, Ini Aturan Operasional Selama Arus Mudik dan Balik

  • 24-05-2019 / 15:20 WIB
  • Kategori:Batu
Bagi Truk Pengangkut Barang, Ini Aturan Operasional Selama Arus Mudik dan Balik ANGKUT: Truk pengangkut barang tengah melakukan aktifitas di Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu Jumat (24/5) siang. (Kerisdianto/Malangpostonline.com)

BATU - Guna menghindari kemacetan dalam arus balik H-3 dan arus mudik H+4 lebaran 2019, Dinas Perhubungan Kota Batu memberlakukan aturan pembatasan bagi angkutan logistik atau truk angkutan barang.

Sementara untuk truk yang mengangkut air minum dalam kemasan, 9 bahan pokok, minyak dan gas diperbolehkan melintas. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Batu, Hariadi kepada Malangpostonline.com Jumat (24/5) siang.

"Dari rapat di Provinsi kemarin. Informasi yang kami dapat terkait larangan truk pengangkut barang dilakukan arus balik H-3 dan arus mudik H+4 lebaran bulan depan. Tepatnya mulai tanggal 2-9 Juni," ujar Hariadi. 

Ia menjelaskan lebih lanjut, bagi truk angkutan barang yang masih beroperasi dan tak mengindahkan aturan akan dilakukan penindakan tegas. Sementara untuk penindakan sanksi akan dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Alhamdulillah aturan tersebut selalu ditaati perusahaan jasa pengantaran barang. Terbukti tahun lalu tak ada satupun pelanggaran terjadi," imbuhnya. 

Sedangkan untuk rute larangan melintas, Hariadi menyebut ada beberapa rute yang dinilai cukup padat saat arus mudik. Beberapa diantaranya jalan protokol seperti Jalan M. Hatta, Ir. Soekarno, Pattimura, Dewi Sartika Atas dan Bawah, Diponegoro, Panglima Sudirman, dan Jalan Trunojoyo. 

"Aturan bagi kendaraan muatan itu tak boleh melintas di jalan-jalan tersebut karena dikhawatirkan akan menambah kemacetan. Apalagi Kota Batu selain sebagai tujuan mudik, juga sebagai destinasi wisatawan," pungkasnya. (eri)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : eri
  • Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI