BP2D Kota Malang

Kasus Oppo Belum Beres

  • 25-05-2019 / 22:30 WIB
  • Kategori:Malang
Kasus Oppo Belum Beres

MALANG-Urusan kasus Oppo di Kota Malang betul-betul belum beres. Terbaru Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang kembali memanggil manajemen produsen HP itu. Tujuannya untuk bereskan tunggakan pajak reklame Oppo di 94 titik sebesar Rp 388,117 juta.

Kepala Bidang Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan (P3) BP2D Kota Malang, Dwi Cahyo Teguh mengatakan, sebagai bentuk upaya penyelesaian, pihaknya akan memanggil pihak OPPO. "Kemungkinan Senin," terang dia.

Selama ini, langkah administratif telah dilakukan BP2D Kota Malang. "Untuk wajib pajak (WP) yang memiliki tunggakan, kami memiliki tahapan. Mulai dari mengirim surat peringatan hingga tiga kali. Jika tidak ada iktikad baik, maka bisa kami lakukan penyegelan," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Oppo menghadapi berbagai persoalan di Kota Malang. Sempat dipanggil Wali Kota Malang Drs.H.Sutiaji dan Komisi A DPRD Kota Malang. Itu karena kasus video minuman keras (miras) di meja buka puasa bersama. Kini muncul lagi kasus tunggakan pajak reklame.

Anggota Komisi B, Ir. Helmi Teguh Yuana, MT mendesak Pemkot Malang bersikap tegas terhadap manajemen Oppo. Ia meminta BP2D melibatkan penegak hukum tagih tunggakan pajak reklame tersebut. 

“Harus tegas.  Kalau pengusaha UMKM juga kita atur maka pengusaha besar juga demikian.  Jadi ada aspek keadilan dan kesamaan kedudukan di depan hukum harus menjadi pertimbangannya,”tandas politisi PKS ini.

Sementara itu, anggota Komisi B lainnya, Lookh Makfudz berharap pemangilan manajemen Oppo segera dilakukan. Lookh mendorong komisi yang membidangi perekonomian itu serius mengatasi kasus tunggakan pajak reklame Oppo. "Rencananya, Senin (27/5), kami akan melakukan pemanggilan terhadap OPPO dan juga teman-teman dari BP2D," tandas politisi PAN itu.

Pada pertemuan tersebut, nantinya pihak OPPO akan dimintai keterangan terkait tunggakan pajak reklame yang terbilang besar. "Apalagi Pemkot Malang kan memiliki target pajak mencapai Rp 501 miliar. Ini harus diupayakan supaya terkejar," kata dia.

Sementara itu, sebelumnya manajemen Oppo sudah mendatangi kantor BP2D. Mereka melakukan sinkronisasi jumlah tunggakan pajak reklame. (tea/van)

  • Editor : van
  • Uploader : abdi
  • Penulis : tea
  • Fotografer : ya

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Jebol Gawang Arema, Titan Curi Perhatian

Gerakan Lokal

Polisi Temukan Ribuan Ekstasi saat Gerebek Rumah Ini

Elegan, Makanan Penutup Berbentuk Cerutu Kuba

Dewan Segera Panggil Dinas Terkait

VIDEO