Arema FC vs Persela

Ini Kandang Singa, Bukan Keledai!

  • 26-05-2019 / 22:10 WIB
  • Kategori:Arema
Ini Kandang Singa, Bukan Keledai!

MALANG – Ada pepatah “Hanya keledai yang jatuh ke lubang yang sama dua kali.” Pepatah ini harusnya jadi motivasi tim Arema, saat menjamu Persela Lamongan dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Senin (27/5) malam, kick off 20.30 WIB.

Setelah sebelumnya pernah dikalahkan Persela 1-0 pada babak penyisihan Piala Presiden di Kanjuruhan, tim Arema pantang kalah lagi di tempat yang sama. Meski beda situasi dan kondisi, Singo Edan harus ekstra waspada menghadapi Persela dibawah asuhan Aji Santoso. 

Apalagi kondisi Comvalion dkk tengah terpuruk pasca kalah dalam dua laga sebelumnya. Itu menjadi pelajaran berharga bagi Arema. Tim kebanggaan Aremania ingin menjadikan laga ketiga lawan Persela sebagai titik balik dengan memperoleh kemenangan.

BACA JUGA:

Bila di Piala Presiden 2019 lalu Persela adalah tim yang mengingatkan Arema untuk segera berbenah, maka di Liga 1 ini, lawan yang sama akan dijadikan pijakan awal bagi Dendi Santoso dkk untuk sukses di kompetisi.

Kekalahan di Piala Presiden lalu nyaris membuat Arema tersingkir di turnamen pra-musim tersebut. Namun, pasca kekalahan itu anak asuh Milomir Seslija itu tak terkalahkan dalam enam laga dan bablas menjadi juara.

Kini, sebelum lawan Persela, Arema dalam trend negatif. Dua kali kalah di Liga 1 dan kalah dalam uji coba melawan PSIS Semarang. Mereka menganggap rentetan hasil negatif itu sebagai proses pembentukan tim agar lebih baik di kompetisi.

"Kalah dalam dua laga sebelumnya jadi pelajaran. Sehingga, akan ada proses untuk menjadi lebih baik," ungkap Pelatih Arema, Milomir Seslija.

Menurut dia, kekalahan dia anggap sebagai proses menjadi lebih baik, karena timnya secepatnya melakukan perbaikan. Mereka mencari apa yang menjadi kesalahan, apalagi pasca hasil apik di agenda pra-musim saat menjadi juara.

Ia menuturkan, lawan PSIS timnya memang sengaja melepas pertandingan dan hal tersebut tidak dalam perhitungan Milo. Selanjutnya, lawan PSS dia anggap selain faktor non teknis karena laga terhenti, persiapan yang mepet turut mempengaruhi timnya.

BACA JUGA:

Sementara, lawan Borneo timnya tidak bisa memanfaatkan peluang hingga berada dalam tekanan dan akhirnya kalah.

"Seperti di Piala Presiden, kami kalah lawan Persela dan banyak kritikan. Kami mengubah banyak hal dan sukses," paparnya.

Pelatih dengan sapaan akrab Milo itu menuturkan, timnya telah mengetahui apa yang harus mereka lakukan dalam pertandingan melawan Persela. Mereka menjanjikan sebuah permainan yang jauh berbeda dengan apa yang terjadi di dua laga sebelumnya. 

"Sepak bola itu complicated. Tidak bisa dijelaskan apa yang terjadi di Sleman dan Samarinda. Tetapi, tim punya attitude yang bagus untuk memperbaiki semua kesalahan tersebut," terangnya.

Gagal raih poin di kandang PSS dan Borneo FC masih bisa diterima Aremania, namun bakal berbeda jika Arema tak mampu persembahkan kemenangan di kandang sendiri. Apalagi sampai kalah untuk kedua kalinya dari Persela, tak ada beda Singo Edan dengan keledai. (ley/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ley
  • Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Divonis 5 Bulan, Vanessa Menerima, JPU Pikir-pikir

Ini Lho, Beda Safety dan Defensive Riding

Berkendara di Daerah Macet, Perhatikan Oli

VIDEO