smart beauty

Jalankan Empat Kunci Bisnis

  • 26-05-2019 / 22:38 WIB
  • Kategori:Malang
Jalankan Empat Kunci Bisnis Helen Yosita Gunawan

Helen Yosita Gunawan, perempuan kelahiran 17 Juli 1992 ini, sejak kecil sudah piawai berbisnis. Bisnis yang dirintisnya bermula sejak tahun 2014 lalu tepatnya setelah lulus kuliah di Binus International University.

Helen sapaan akrabnya menghabiskan hari-harinya untuk mengurus bisnis dan mengembangkannya. Bisnis terbarunya yang berlokasi di Kota Malang adalah Dirty Chicks. Yakni tempat makan mengusung konsep konstruksi, namun memberi kesan menarik di segala sisi. Ditambah menu paket makanan yang menggugah selera.

"Selain mengurus bisnis sendiri juga ikut berkecimpung di family business seperti pabrik rokok, kecantikan, kuliner, rumah sakit, gas dan bisnis keluarga lainnya," kata Helen.

Ia memaparkan, keterlibatannya dalam bisnis keluarga membuat belajar banyak hal untuk mengembangkan bisnis ke depannya. Termasuk ketika menyasar Kota Malang sebagai ekspansinya melebarkan sayap.

Ia memilih mendirikan usaha kuliner di Malang karena kota ini memiliki banyak potensi untuk dijadikan ladang bisnis di segala bidang. Belum lagi saat ini tempat wisata di Malang sedang berkembang pesat dan orang dari luar daerah berbondong-bondong datang.

"Banyak orang luar kota datang ke Malang ini menambah peluang-peluang bisnis yang ada termasuk kuliner, namun harus tetap memiliki ciri khas agar apa yang kita tawarkan mudah dikenal," terang perempuan yang sebentar lagi genap berusia 27 tahun ini.

Untuk menjalankan bisnis kuncinya adalah kerja keras, pantang menyerah, komitmen dan jujur. Empat kunci tersebut yang harus dipegang demi menjaga eksistensi bisnis serta mengembangkan usaha lebih luas lagi. Terlebih dalam hal semangat pantang menyerah harus selalu digelorakan. Karena dalam berbisnis pasti mengalami pasang surut yang menguji mental.

Helen melanjutkan, jangan lupa membangun usaha yang sesuai dengan passion. Ia mencontohkan ketika mendirikan Dirty Chicks tersebut juga dijalani dengan passion.

"Saya juga melihat ada potensi bisnis kuliner di Kota Malang, sehingga semua berjalan lancar," tegas Helen.

Jangan takut terhadap persaingan. Asal bisa konsisten dan selalu menjaga kualitas persaingan. Bukanlah masalah justru memotivasi diri untuk berinovasi lebih baik lagi sesuai kebutuhan masyarakat.

Meski sedari kecil sudah dikenalkan bisnis oleh keluarganya, namun sebagai manusia biasa Helen juga membutuhkan refreshing. Cara yang ia gunakan untuk menghilangkan penat cukup mudah. Yakni dengan mengikuti berbagai kegiatan di komunitas yang diikuti.

Tiga komunitas papan atas yang ia ikuti yakni Lamborghini Club Indonesia, Brotherhood Club Indonesia dan Harley Owner Group.

"Apa yang menjadi hobby biasanya saya lakukan di hari libur atau weekend sehingga tetap fokus untuk meluangkan kegiatan lainnya," tutup perempuan berparas ayu ini.(lin/ary)

 

  • Editor : ary
  • Uploader : hargodd
  • Penulis : lin
  • Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Menhan: Lebih Aman, Tidak Ada Chaos Usai Putusan MK

Divonis 5 Bulan, Vanessa Menerima, JPU Pikir-pikir

Ini Lho, Beda Safety dan Defensive Riding

Berkendara di Daerah Macet, Perhatikan Oli

VIDEO