trial_mode: on
Arema FC vs Persela

Untuk Aremania, Berikan 100 Persen!

  • 27-05-2019 / 01:14 WIB
  • Kategori:Arema
Untuk Aremania, Berikan 100 Persen!

MALANG - Arema FC masih terpuruk di awal musim Liga 1 2019 ini dan terdampar di posisi kedua dari bawah klasemen sementara. Memasuki pekan ketiga, mereka bertekad bangkit, mendapatkan kemenangan dan melalui masa liburan lebaran dengan senyuman.

Caranya, Hamka Hamzah dkk harus mengalahkan Persela Lamongan, yang bakal dihadapi di Stadion Kanjuruhan, Senin (27/5) malam, kick off 20.30 WIB.

Usai juara Piala Presiden 2019, tim Singo Edan tampil di bawah performa dan mengalami tiga kekalahan beruntun dalam tiga pekan terakhir. Hal ini membuat Arema sempat berada di titik terendah klasemen sementara, sebelum akhirnya digantikan Perseru Serui yang kalah telak di pekan kedua.

Kini, di pekan ketiga penggawa klub kelahiran 1997 itu tak mau mengalami kekalahan ketiga. Sebab, bila kalah lagi, hampir dipastikan mereka akan merayakan libur lebaran dengan berada di zona merah.

"Kami ingin besok (malam ini, Red) menang. Pemain ingin merayakan lebaran dengan senyuman," ujar Pelatih Arema, Milomir Seslija.

Ya, pantas bila pelatih dengan sapaan akrab Milo itu berkata demikian. Sebab, dia memahami bagaimana pskilogis pemain saat ini. Berada di papan bawah saat kompetisi berjalan saja membuat timnya berada dalam tekanan untuk segera menang.

Dia khawatir, bila masih belum mendapatkan kemenangan, anak asuhnya tidak bisa menikmati liburan dengan tenang dan bakal berdampak di pekan selanjutnya pasca libur.

"Kami tahu apa yang harus kami lakukan. Mereka sekarang dalam mental yang bagus untuk mendapatkan kemenangan," papar dia.

Milo menuturkan, meski dalam performa menurun, pemainnya tetap menjaga semangat dan mental mereka tidak sampai down. Hal ini didasari pula banyaknya pemain senior berpengalaman di kompetisi Liga 1. Ia yakin semua pemainnya bisa melewati masa sulit yang kebetulan terjadi di bulan Ramadan.

Secara teknis, pelatih asal Bosnia itu telah menyiapkan amunisi terbaik untuk melawan Laskar Joko Tingkir. Kembalinya Dendi Santoso dan Alfin Tuasalamony, dipastikan mengembalikan kreativitas sayap Singo Edan yang nyaris tak terlihat di pekan lalu.

Problem dalam membangun serangan yang diakuinya menjadi masalah utama sehingga timnya minim gol pun telah coba diatasi dalam latihan.

Menurut dia, timnya belum begitu kompak dalam membangun serangan dan menggalang pertahanan. Dia melihat beberapa pemain masih individualis sehingga tenaga mereka cepat terkuras.

"Tidak perlu menyalahkan satu sama lain. Kami berharap kerja sama lebih maksimal saat melawan Persela," tambahnya.

Optimisme Milo sejatinya bisa saja terbentur dengan dominasi Persela atas Arema. Tim asuhan Aji Santoso itu kerap menjadi batu sandungab untuk Arema.

Seperti di Piala Presiden 2019 lalu yang nyaris menggagalkan peluang lolos ke babak selanjutnya. Akan tetapi, dirinya beralasan kala itu Arema kehilangan tujuh pemain yang cedera dan dipanggil Timnas Indonesia.

"Kuncinya saat ini kami harus berikan 100 persen untuk Arema dan Aremania. Tidak mudah memang, tapi saatnya kami membangun itu dan semua harus dilakukan bersama-sama," ungkap eks pelatih Madura United itu.

Keyakinan Milo untuk melawan Persela saat ini didasari pula pada kekuatan lawan yang pastinya berbeda dengan Piala Presiden lalu. Tim tersebut telah kehilangan tiga pemain asingnya, termasuk striker Washington Brandao yang kala itu kerap dibandingkan dengab Gladiator.

Selain itu, di awal musim ini, Dian Agus dkk juga sedang terpuruk. Persela hanya mendapatkan satu poin dari dua laga kandangnya di awal musim.

"Seperti apa di lapangan nantinya, saya tidak bisa sampaikan. Saya berharap semoga semua berjalan bagus dan maksimal," sebut Milo. (ley/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ley
  • Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI