trial_mode: on

Jelang Pengumuman Kelulusan, Siswa MTsN 6 Malang Gelar Bedah Perabot

  • 28-05-2019 / 20:12 WIB
  • Kategori:Sekolah
Jelang Pengumuman Kelulusan, Siswa MTsN 6 Malang Gelar Bedah Perabot Siswa MTs 6 Malang, membawa perabot menuju rumah Sayid Jamaludin siswa tak mampu yang terancam tak melanjutkan sekolah.

KEPANJEN - Ada yang menarik dilakukan siswa - siswi MTs 6 Malang. Sehari menjelang pengumuman kelulusan, para siswa sekolah di Kepanjen ini justru melakukan bedah perabot, yaitu memberikan bantuan perabot dan bantuan pendidikan kepada siswa dan keluarga siswa yang tak mampu. Salah satu yang mendapatkan bantuan itu, adalah siswa bernama Sayid Jamaludin.

Sayid dipilih untuk mendapatkan bantuan, karena dia terancam tak melanjutkan sekolah, lantaran kondisi ekonomi keluarganya. 
"Sayid adalah siswa kelas 9, besok (hari ini)  mau lulusan. Tapi dia terancam tidak melanjutkan sekolah, karena kondisi ekonomi keluarganya," kata  Waka Kurikulum MTsN 6 Malang, Rahmi Yulianti. Dari kondisi itulah, kemudian pihak sekolah berinisiatif untuk memberikan bantuan berupa tabungan pendidikan.

Tapi yang menarik, pemberian bantuan tabungan pendidikan ini dilakukan secara berbeda. Itu karena, selain mendapatkan tabungan pendidikan, Sayid dan keluarganya juga mendapatkan bantuan perabot rumah tangga, mulai dari kompor, kasur, lemari dan kursi. Bahkan rumah Sayid yang ada diperkampungan tak jauh dari sekolah juga dicat bersih. 

Semua bantuan itu diberikan langsung oleh sekolah kemarin, melalui kegiatan bedah perabot. 

"Kami ingin berbagi kebahagiaan, apalagi sekarang bulan puasa. Kami berharap dengan bantuan ini, Sayid dan keluarganya senang. Terutama Sayid diharapkan dapat melanjutkan sekolah," unkap Rahmi.

bedah perabot sendiri digelar diawali dengan longmarch. Sekitar 50 siswa dan guru, dipimpin oleh Kepala MTs N 6 Malang, bersama-sama berjalan kaki menuju rumah Sayid. Aksi ini cukup meriah karena diiringi drumband.

Sampai di rumah Sayid, siswa yang terbagi beberapa divisi inipun melakukan pekerjaannya masing-masing. "Divisi kebersihan langsung melakukan pekerjaannya di dapur. Melakukan pengecatan, dan penataan dapur, serta memberikan kompor, dan peralatan dapur lainnya," tambah Rahmi.

Selanjutnya divisi ruang tengah tak mau kalah. Selain membersihkan ruang tengah, mereka juga memberikan bantuan kasur. Dan divisi ruang depan langsung memletakkan bantuan kursi.

"Kenapa kami memberikan bantuan perabot di atas, karena memang Sayid dan keluarganya sangat membutuhkan. Dan Alhamdulillah, mereka juga senang," ungkapnya. Dia menegaskan, seluruh perabot yang diberikan merupakan barang baru, yang dibeli dari uang yang dikumpulkan siswa. 

Selain Sayid, siswa lain yang mendapatkan bantuan adalah Arya Bagaskara dan Umul Khamidah. Keduanya juga siswa dari keluarga tidak mampu. 

Sementara Sayid, mengaku sama sekali tak menyangka dengan kedatangan Kepala MTsN 6 Malang, guru dan teman-temannya sekolah. Bahkan, kedatangan mereka membuat Sayid dan neneknya terharu. Seiring dengan bantuan pendidikan yang diterimanya, Sayid pun berjanji akan melanjutkan sekolah. 

"Iya saya janji akan melanjutkan sekolah," katanya. Dia juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh rombongan yang datang, atas perhatian dan bantuan yang diberikan.(ira)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ira
  • Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI