UPDATE NOW
UPDATE NOW
   UPDATE NOW

Mengesankan, 60 Siswa SDI Mohammad Hatta Lulus Uji Publik

  • 31-05-2019 / 13:22 WIB
  • Kategori:Sekolah
Mengesankan, 60 Siswa SDI Mohammad Hatta Lulus Uji Publik PERCAYA DIRI: Salah satu siswa peserta Uji Publik saat menjawab pertanyaan dari tim penguji.

MALANG - Siswa-siswa SD Islam Mohammad Hatta tampil mengesankan dalam uji publik. Di hadapan guru, orang tua dan pengawas, para siswa mampu menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Alquran saat diuji oleh tim Wafa Surabaya. 

Semua soal yang ditanyakan mampu dijawab dengan lancar. Baik  tajwid, gharib dan makharijul huruf bagi kelompok tilawah, maupun sambung ayat bagi kelompok tahfidz. 

Seperti yang ditunjukkan oAqila salah satu siswa peserta uji publik tilawah. Ia mampu membaca dan menjelaskan soal tentang siffil mustatil dengan baik. 

“Jika ada tanda bulat di atas bacaan ana, maka dibaca panjang jika waqaf dan dibaca pendek  jika washal,” jelasnya dengan lancar. 

Hebatnya, para siswa menjawab seluruh pertanyaan dari para hadirin dengan sistem acak. Orang tua atau tamu undangan bebas memilih pertanyaan apapun dari data soal yang disiapkan  tim penguji. 

Kehebatan para siswa ini pun disambut pelukan hangat dari orang tua mereka. Diantara orang tua tak kuasa menahan haru karena bangga pada buah hatinya.  

Rasa bangga tersebut salah satunya terucap oleh Pengawas PAI Hj. Nur Dhuhati yang hadir dalam acara. Ia memberikan apresiasi  kepada para siswa SDI Mohammad Hatta. “Kami bangga sekali, sebagai anak-anak hebat dan pilihan,” ucapnya. 

Dalam sambutannya Nur Dhuhati merasa bersyukur di penghujung bulan Ramadan ini, ia dan undangan lainnya mendapat hikmah dan berkah. 

Ia berharap siswa-siswi SDI Mohammad Hatta menjadi inspirasi bagi siswa sekolah yang lain. “Mereka yang hidupnya dekat dengan Alquran, jalan hidupnya akan lurus karena dibimbingan alquran. Anak yang cinta Alquran akan dilindungi oleh Allah,” terangnya. 

Dalam kegiatan ini, sebanyak 60 siswa SD Islam Mohammad Hatta mengikuti uji publik dengan metode Wafa. 43 siswa dari materi Tilawah dan 17 siswa dari Tahfidz. 

Kepala SDI Mohammad Hatta, Suyanto, S.Pd, M.K.Pd mengatakan, uji publik merupakan ajang penghargaan bagi siswa-siswi yang berprestasi dalam bidang Alquran. Baik yang tahfidz maupun yang masih tingkat tilawah. “Ini merupakan ajang dimana kita bisa memberikan apresiasi kepada anak-anak yang selama ini dengan tekun dan sungguh-sungguh belajar Alquran,” ucapnya. 

Yanto berharap, Alquran tidak hanya sekadar dibaca dan dihafalkan. Tetapi juga bisa diterapkan dalam kehidupan. “Yang palling penting anak-anak mampu mengamalkan isi Alquran dalam hidup sehari-hari,” ujarnya.

Waka Kesiswaan dan Humas SDI Mohammad Hatta, Muhammad Farid, S.Pd menjelaskan, sebelum uji publik para siswa terlebih dahulu melaksanakkan munaqasah pada tanggal 27 Mei lalu. Dari munaqasah tersebut dapat ditentukan para siswa yang layak mengikuti uji publik. “Adapun bidang yang diuji meliputi tes bacaan, tajwid, gharib dan makharijul huruf,” paparnya kepada Malangpostonline.com, (31/5) pagi tadi. 

Ia mengatakan untuk tilawah tahun ini merupakan angkatan kedua. Sedangkan tahfidz baru angkatan pertama. “Karena kami baru dua tahun bersama Wafa, yang kami nilai sebagai lembaga yang mengajarkan mengaji dengan metode yang komprehensif, mudah dan menyenangkan,” ujarnya. 

Farid menambahkan, uji publik merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan keinginan SDI Mohammad Hatta dalam melahirkan generasi qurani. Lulusan sekolah di jalan Flamboyan .ini, diharapkan menjadi siswa-siswi dengan kemampuan membaca Alquran yang baik. “Bahkan mereka menjadi hafidz Alquran. Minimal lulus SDI Mohammad Hatta mereka bisa hafal juz 30,” tukasnya. (imm/nun)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : irawan
  • Penulis : Imam W.
  • Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

GE Way

Tiket Pesawat Mahal, Danau Toba Kehilangan Turis

Air Putih Demi Metabolisme

VIDEO