Demi Menjaga Kualitas Kompetisi, Arema Dukung Penggunaan VAR

  • 01-06-2019 / 23:45 WIB
  • Kategori:Arema
Demi Menjaga Kualitas Kompetisi, Arema Dukung Penggunaan VAR

MALANG – Dua pekan perdana Liga 1 yang menimbulkan banyak protes membuat PSSI memanggil beberapa wasit untuk bahan evaluasi terkait kualitas wasit di kompetisi. 

Selain itu, PSSI tampaknya bakal menjadikan sebagai acuan apakah kompetisi sudah waktunya menggunakan video assistan referee (VAR) atau perlu pembenahan di sektor lain. Manajemen Arema menanggapi positif kinerja federasi Liga 1 baru memasuki pekan ketiga.

“Kami melihat ini sebagai hal yang positif. Kami melihat upaya peningkatan kualitas kompetisi, dengan meningkatkan trust akan kompetisi,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Ruddy percaya bila PSSI dan operator tak tinggal diam dengan kualitas wasit yang ada. Pria asal Madiun ini yakin dua otoritas ini akan mengambil langkah untuk menjaga kualitas kompetisi, walau tanpa diminta.

"Mereka tidak akan tidur. Selain dari adanya laporan, mereka pasti akan memonitor langsung jalannya pertandingan. Apalagi, saat ini, seluruh pertandingan kan disiarkan secara langsung," sebutnya.

Di Arema sendiri, Pelatih Milomir Seslija mengkritisi tiga wasit yang memimpin pertandingan mereka. Mulai dari saat melawan PSS SLeman, Borneo FC hingga pekan lalu saat Arema menjamu Persela, juga tak luput dari kekecewaan Milo.

PSSI sendiri mengakui telah memanggil dan mengevaluasi tujuh wasit yang memimpin dalam dua pekan pertama kompetisi Liga 1. Pemanggilan ini sebagai evaluasi berkala yang dilakukan PSSI pada kompetisi level tertinggi di Indonesia.

 

"Pada pekan ini, kami memanggil tujuh wasit yang sudah bertugas pada pekan pertama dan kedua Shopee Liga 1 2019. Evaluasi kami akan lakukan bersama Komite Wasit. Kami juga mengumpulkan laporan teknis dari penilai wasit (referee assessor PSSI) sebagai salah satu bahan dari evaluasi," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

Sementara itu, Ruddy mengapresiasi upaya PSSI dan operator untuk menjaga kepercayaan publik pada kompetisi dengan rencana penggunaan Video Assistant Referee (VAR). Bila terjadi dalam kompetisi tahun ini, merupakan sebuah terobosan luar biasa bagi sepak bola Indonesia.

"Kami sangat berterima kasih dengan adanya rencana untuk penggunaan VAR ini. Ini merupakan usaha PSSI dan operator menjaga kepercayaan publik," ujar Ruddy.

Selain itu, dia juga tidak masalah bila ternyata belum bisa segera diaplikasikan. Sebab, alat tersebut pun membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Menurutnya, ada alat lain yang dibutuhkan untuk wasit. Wasit seperti Oky Dwi Putra hingga Thoriq Alkatiri pun sudah menyatakan bila pengadil pertandingan butuh peralatan tersebut.

"Jika memang nanti masih perlu waktu untuk diterapkan, PSSI dan operator mungkin bisa mengaplikasikan alat bantu lain lebih dulu. Seperti misalnya alat bantu komunikasi dan sebagainya," tandas dia. (ley/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ley
  • Fotografer : Buari

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Tiket Pesawat Mahal, Danau Toba Kehilangan Turis

Air Putih Demi Metabolisme

VIDEO