Diduga Stress, Pemuda Tajinan Tewas Gantung Diri

  • 01-06-2019 / 23:52 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Diduga Stress, Pemuda Tajinan Tewas Gantung Diri Jenazah Ahmad Hidayatullah, dengan tali masih melilit di leher.

TAJINAN - Menjelang hari raya Idul Fitri, Ahmad Hidayatullah, warga Dusun Srigading, Desa Randugading, Kecamatan Tajinan ini jutru memilih untuk mengakhiri hidupnya, Sabtu (1/6) petang.

Tubuh pria 20 tahun ini ditemukan menggantung.dengan leher terikat tali plastik di kamar tidur rumahnya. Belum diketahui jelas apa penyebab Ahmad mengakhiri hidup. 

Dugaan sementara, dia memilih bunuh diri karena stress, lantaran dua bulan tak memiliki pekerjaan, hingga tak memiliki pemasukan tetap.

"Dari cerita keluarganya, sebelumnya korban bekerja sebagai kuli bangunan. Tapi dua bulan terakhir dia tidak bekerja," kata Kapolsek Tajinan, AKP AKP Sony Setyo Widodo pada Malangpostonline.com.

Sony menguraikan, jenazah Ahmad kali pertama ditemukan oleh Juri, kakek korban. Juri tinggal serumah dengan Ahmad Hidayatullah, lantaran orang tua pemuda ini tengah bekerja di Korea Selatan.

Awalnya, Juri hendak menghidupkan lampu rumah, yang masih tahap pembangunan tersebut. Saat melewati kamar, Juri melihat tubuh Ahmad menggantung. Sontak, dia pun berteriak minta tolong warga. Teriakan Juri pun direspon warga. 

Mereka yang umumnya masih beraktifitas buka puasa berdatangan. Tapi demikian, begitu melihat korban menggantung, tak satupun dari warga yang mau menurunkan. Sebaliknya warga memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tajinan.

Mendapatkan laporan, petugas langsung datang ke TKP. Tak lama kemudian, tubuh korban dengan leher terlilit tali plastik yang diikatkan pada rangka baja plafon kamar inipun diturunkan.

"Kami lebih dulu memeriksa seluruh tubuh korban, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda mencurigakan atau tanda kekerasan," tambah Sony. 

Petugas sempat hendak membawa jenazah korban ke kamar jenazah untuk divisum. Namun hal itu ditolak oleh pihak keluarga. 

"Keluarga korban menolak jenazah dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang. Mereka menyatakan menerima kematian korban karena musibah," tandas Sony. (ira/bua)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : irawan
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU