Ambil Alih Baoshang, Bank sentral China Minta Investor Tenang

  • 03-06-2019 / 13:51 WIB
  • Kategori:Internasional
Ambil Alih Baoshang, Bank sentral China Minta Investor Tenang

MALANGPOSTONLINE.COM - Bank sentral China berusaha menenangkan investor setelah pengambilalihan Bank Baoshang yang berbasis di Mongolia pada bulan lalu. Upaya itu dilakukan dengan mengatakan regulator tidak berniat mengambil langkah yang serupa saat ini. 

Komisi Pengaturan Perbankan dan Asuransi China (The China Banking and Insurance Commission/CBIRC) mengambil kendali Baoshang pada 24 Mei 2019. Hal itu mengguncang pasar China dan mendorong Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) untuk menyuntikkan uang tunai ke dalam sistem perbankan. 

Menanggapi kekhawatiran langkah regulator yang akan mengambil alih lembaga keuangan lebih banyak, PBOC mengatakan bahwa Baoshang adalah kasus mandiri. 

"Semuanya, tolong jangan khawatir. Saat ini kami belum memiliki rencana tersebut (mengambil alih lebih banyak lagi)," katanya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (2/6). 

PBOC juga mengatakan akan menggunakan berbagai alat kebijakan moneter untuk menstabilkan pasar uang dan meningkatkan likuiditas sistem perbankan, tetapi tidak menyebutkan pelonggaran yang lebih luas. 

"PBOC telah sepenuhnya memperkirakan dan mempersiapkan berbagai faktor yang akan mempengaruhi likuiditas pada bulan Juni," ungkap PBOC dalam sebuah pernyataan. 

Lembaga juga akan menggunakan perjanjian pembelian kembali dan fasilitas pinjaman jangka menengah secara fleksibel. Hal itu dilakukan sesuai dengan situasi penawaran dan permintaan dana di pasar. 

Sebelumnya, bank sentral China telah menjanjikan lebih banyak dukungan kebijakan di tengah perlambatan ekonomi. Namun Gubernur PBOC Yi Gang mengatakan ada sedikit ruang untuk pelonggaran moneter lebih lanjut. 

PBOC mengatakan persyaratan cadangan yang relatif rendah untuk bank-bank menengah dan kecil akan mendorong peningkatan likuiditas. Di sisi lain,pemangkasan bertahap terhadap persyaratan cadangan diperkirakan akan melepaskan 100 miliar yuan (US$14,5 miliar) dalam likuiditas jangka panjang ke jangka menengah, serta ke bank-bank kecil pada 17 Juni. 

PBOC mengatakan dana asuransi simpanan menyediakan jaminan yang cukup untuk semua jenis kreditor di Bank Baoshang setelah pengambilalihan tersebut. Pengambilalihan bank disebut-sebut karena penggunaan dana bank secara signifikan oleh Tomorrow Holdings yang tidak patut dan ilegal. Tomorrow Holdings diketahui memiliki 89 persen Saham Baoshang, bank yang mengarah ke krisis utang serius. 

Menurut PBOC, semua rekening pribadi dan utang antar bank kurang dari 50 juta yuan akan dijamin. Adapun, rasio jaminan rata-rata utang di atas 50 juta yuan akan dijamin sekitar 90 persen. (cnn/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : CNN
  • Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Jebol Gawang Arema, Titan Curi Perhatian

Gerakan Lokal

Polisi Temukan Ribuan Ekstasi saat Gerebek Rumah Ini

Elegan, Makanan Penutup Berbentuk Cerutu Kuba

Dewan Segera Panggil Dinas Terkait

VIDEO