trial_mode: on

Mereka Rela Tak Libur Demi Perjalanan Pemudik

  • 07-06-2019 / 14:21 WIB
  • Kategori:Malang
Mereka Rela Tak Libur Demi Perjalanan Pemudik Anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhayangkara yang turut bekerja keras, seperti membantu kelancaran arus lalu lintas di Perempatan Karanglo dan beberapa pos pengamanan lainnya. 

MALANG - Pada momen arus mudik dan balik Lebaran, bukan hanya petugas dari kepolisian dan TNI saja yang harus merelakan waktu berkumpul bersama demi keamanan serta kelancaran pemudik. Ada anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhayangkara yang turut bekerja keras, seperti membantu kelancaran arus lalu lintas di Perempatan Karanglo dan beberapa pos pengamanan lainnya. 

Di Kabupaten Malang, ada total 28 orang anggota Saka Bhayangkara yang terlibat, dan tersebar di Lawang, Pakisaji, Bululawang, Mendit, Singosari dan Karanglo. "Kami disebar di tujuh titik, yang arus lalu lintasnya padat," ujar Nadia Rahma Adriani, Kordinator Saka Bhayangkara di Pospam Karanglo.

Menurut dia, di setiap pos rata-rata bertugas empat anggota Saka Bhayangkara. Mereka terbagi dua shif, yakni pagi dan sore. 

"Yang pertama jam delapan pagi sampai jam dua siang. Lalu yang kedua jam dua siang sampai jam delapan malam. Tetapi khusus Karanglo dari jam delapan pagi sampai jam tujuh malam," beber dia kepada Malang Post. 

Menurut Nadia, mereka bertugas membantu polisi mengatur lalu lintas. Seperti di perempatan Karanglo, yang merupakan Exit Tol Singosari dan menjadi titik macet karena beberapa kendaraan akan menyebrang menuju Batu dari Exit Tol atau dari jalur Surabaya menuju Kota Malang dan sebaliknya. 

"Tugas kami ya ikut membantu mengatur jalan dan mengamankan jalan," tambahnya. 

Dia mengatakan, meski para anggotanya merupakan pelajar SMA, mereka pemberani dan tidak keder. 

"Kami selalu diperhatikan polisi juga. Selain itu juga tidak berat, karena kami baru bekerja keras ketika jalan raya terlihat mulai padat dan macet," papar perempuan yang bekerja sebagai Staf Tata Usaha di SMK Mutiara Harapan Lawang tersebut. 

Dia mengatakan, anggota Saka Bhayangkara pun bersemangat untuk bisa membantu di masa liburan mereka. Mereka ingin terjun langsung ke masyarakat, salah satunya di musim liburan.

"Ya meskipun kami kehilangan masa liburan antara 29 Mei sampai 10 Juni, tetap senang. Karena kami bisa berarti buat banyak orang," pungkas dia. (ley/van)

  • Editor : van
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ley
  • Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI