trial_mode: on

Rugikan PAD dan Rusak Estetika Kota, Satpol PP Tertibkan Ratusan Reklame Tak Berijin

  • 12-06-2019 / 13:04 WIB
  • Kategori:Batu
Rugikan PAD dan Rusak Estetika Kota, Satpol PP Tertibkan Ratusan Reklame Tak Berijin TURUNKAN: Petugas Satpol PP Kota Batu menertibkan reklame banner yang melanggar Perda Kota Batu di jalan protokol dan alternatif Kota Batu, Rabu (12/6) siang.

BATU - Satpol PP Kota Batu terus melakukan patroli rutin dengan menyisir di tiga kecamatan untuk penertiban reklame yang melanggar aturan hingga tak berijin. Tercatat pada operasi penertiban banner ilegal pada Rabu (12/6) siang ada 157 reklame banner berhasil diturunkan.

Sekretaris Satpol PP Kota Batu M. Nur Adhim mengatakan, penertiban reklame yang digelar oleh pihaknya rutin dilaksakan hampir setiap hari. Pasalnya reklame banner ilegal merusak estetika kota dan merugikan pendapatan asli daerah dari pajak reklame. 

"Penertiban reklame banner selalu kami lakukan secara rutin di jalan protokol dan alternatif Kota Batu. Tercatat setiap kali melalukan penertiban ada ratusan banner yang diturunkan," ujar Adhim kepada Malangpostonline.com Rabu (12/6) siang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa oenertiban yang dilakukannya Satpol PP berdasar pemasangan spanduk yang tidak mengantongi izin dan reklame yang melanggar Perda lingkungan hidup. Untuk uang melanggar Perda lingkungan hidup banyak dipasang di tiang listrik dan dipaku di pohon.

Dalam pelaksanaan penertiban dilakukan di protokol seperti di Jalan Raya Soekarno, Diponegoro, Panglima Sudirman, Trunojoyo, Sultan Agung hingga di jalan-jalan alternatif di tiga kecamatan. "Dari semua kecamatan yang paling banyak ditemukan reklame ilegal adalah Kecamatan Batu hampir 80 persen," imbuhnya.

Sementara dari data realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batu mulai bulan Januari-Mei. Pendapatan pajak daerah dari pajak reklame telah teralisasi 31 persen atau Rp 251 juta dari target Rp 800 juta. (eri)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : eri
  • Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI