trial_mode: on

Antre Daftar PPDB, Rela Bermalam di Sekolah

  • 13-06-2019 / 10:39 WIB
  • Kategori:Nasional
Antre Daftar PPDB,  Rela Bermalam di Sekolah

MALANGPOSTONLINE.COM - Penerapan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, membuat wali murid di Karanganyar ikut panik. Di SMPN 1 Tawangmangu, misalnya. Calon siswa bersama orang tuanya rela menginap di lingkungan sekolah demi mendapat nomor pendaftaran di sekolah setempat.    

Ratusan wali murid  mulai memadati halaman sekolah di sebelah Polsek Tawangmangu  ini sejak Rabu (12/6) siang. Hingga pukul 22.00 tadi malam, jumlah wali murid semakin bertambah. Bahkan mereka nekat membawa kursi serta alas tidur untuk bermalam di sekolah.

Mereka melakukan ini demi mendapatkan nomor antrean atau jatah kursi anaknya agar bisa diterima di sekolah tersebut. Sebab,  dalam penerapan sistem zonasi pada PPDB 2019, hanya siswa dari zona 1 di tiga RW sekitar SMP N 1 Tawangmangu dipastikan diterima. Ditambah jatah maksimal 5 persen dari jalur prestasi dan 5 persen dari pindah domisili orang tua. Bila masih ada siswa kuota baru diambilkan dari zona 2 dan 3 di luar  tiga RW tersebut. 

 “Sejak sore tadi (kemarin)  saya sudah antre di sini (SMPN 1 Tawangmangu). Karena untuk mendapatkan nomor antre pendaftaran besok (hari ini). Karena kalau nanti di tiga RW itu sudah mencukupi kuota, maka kami yang di luar kuota tidak bisa masuk. Jadi harus dapat nomor duluan agar nanti diterima di sekolah tersebut,” terang Laras, salah satu kakak dari calon peserta didik yang juga berniat bermalam di SMPN 1 Tawangmangu bersama orang tuanya demi mendaftarkan adiknya.

Informasi antrea di SMPN 1 Tawangmangu ini ternyata merembet ke wali murid di daerah lain. Bahkan di SMPN 1 Jaten, Karanganyar, tadi malam pukul 20.00 juga didatangi orang tua siswa. Mereka khawatir juga tidak kebagian kuota.

“Sebenarnya kalau anak saya aman karena masuk zona 1 SMPN 1 Jaten. Jadi pasti diterima. Tapi setelah ada informasi di sekolah lain antre, banyak orang tua di sini ikut panik. Mereka datang ke sekolah. Namun setelah diberi penjelasan oleh guru, akhirnya mereka pulang ke rumah dan kembali besok pagi (hari ini) ke sekolah,” ujar Eko Triyuni Setyoawati, salah satu orang tua siswa yang akan mendaftar di SMPN 1 Jaten.  

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar Agus Haryanto membenarkan atas adanya fenomena antrean di halaman SMP N Tawangmangu tersebut. Agus mengaku, dinas tetap akan melaksanakan PPDB sesuai dengan ketentuan. Sekolah baru memulai pendaftaran hari ini (12/6). 

“Ya, kami tetap akan layani besok (hari ini). Silakan kalau wali murid mau menunggu bermalam di sekolah,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian di SMP N 1 Tawangmangu tersebut, Agus mengaku akan menjadi bahan evaluasi. “Ini salah satu kekurangan dari pelaksanaan program PPDB tahun ini. Nanti akan dievaluasi agar PPDB tahun depan tidak terjadi seperti ini,” ujarnya. 

Sekadar informasi bahwa pembukaan pendaftaran PPDB 2019 tingkat SMP di Karanganyar dibuka 13-18 Juni. Kemudian pencabutan berkas 17 Juni dan pengumuman 20 Juni. (jpc/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : JPC
  • Fotografer : JPC

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI