UPDATE NOW
UPDATE NOW
   UPDATE NOW

Usai Dilantik, KPU Kota Siap Hadapi Gugatan BPN

  • 13-06-2019 / 15:50 WIB
  • Kategori:Batu
Usai Dilantik, KPU Kota Siap Hadapi Gugatan BPN TERPILIH: Komisioner terpilih KPU Kota Batu periode 2019-2024 (dari kiri) Thomi Rusy Diantoro Mardiono, Marlina, Erfanuddin, dan Heru Joko Purwanto usai dilantik di Surabaya siang ini.

BATU - Lima Komisioner KPU Kota Batu terpilih dilantik oleh KPU Provinsi Jatim pada hari Kamis (13/6) kemarin di Surabaya. Lima komisioner terpilih terdiri dari 3 komisioner petahana dan 2 komisioner baru.

Lima komisioner KPU Batu adalah Mardiono S.H.I, Erfanuddin, Marlina S.P M.Si, Heru Joko Purwanto S.Sos, dan Thomi Rusy Diantoro S.H.I.

Hal itu diungkapkan oleh Komisioner Provinsi Jatim, Rochani saat dihubungi Malangpostonline.com, Kamis (13/6) kemarin. "Lima nama tersebut telah dilantik. Setelah dilantik nantinya komisioner yang menempati nomor urut satu dalam seleksi tidak otomatis menjadi ketua KPU Kota Batu," ujar Rochani. 

Dengan begitu, lanjut dia, pemilihan ketua akan diserahkan kepada masing-masing KPU Kota/ Kabupaten melalui rapat pleno tertutup. Kemudian dalam rapat pleno akan menentukan 1 Ketua, dan 4 anggota.

Ia menambahkan, untuk rangking para calon komisioner KPU Batu ditetapkan berdasar hasil uji kepatutan dan kelayakan yang telah diselenggarakan KPU Provinsi pada 31 Mei- 2 Juni 2019. Dari 10 calon komisioner KPU Batu yang yang berhasil lolos adalah mereka yang menempati peringkat 1-5. 

Sesuai dengan surat edaran KPU RI peringkat pertama ditempati Mardiono, Erfanuddin, Marlina, Heru Joko Purwanto, dan Thomi Rusy Diantoro. 

Untuk komisioner baru seperti Thomy dan Marlina sudah tak asing lagi. 

 Thomy sebelumnya pernah menjadi Panwascam di Kota Batu dan sebagai staf di Bawaslu dalam Pemilu Serentak. Sedangkan  Marlina dalam Pemilu Serentak kemarin menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Sedangan dua komisioner yang tak kembali ikut mencalonkan adalah Azhar Chilmi dan Ketua KPU Batu, Syaifudin Zuhri dengan alasan ingin berwira usaha. 

Mardiono S.H.I yang sebelumnya menjabat sebagai Divisi Hukum  mengatakan,  setelah dilantik langsung menghadapi tugas sengketa Pemilu.

"Setelah  stuktur terbentuk, kami siapkan bukti perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres," terang Mardiono saat dihubungi Malangpostonline.com usai pelantikan Surabaya. 

Ia menjelaskan, persipapan PHPU merupakan atensi dari KPU RI via KPU Provinsi untuk menyiapkan  18 alat bukti untuk menjawab gugatan  Badan Pemenangan Nasional (BPN). Beberapa diantaranya pemutahiran data pemilih, rekap perhitungan suara, hingga kumpulan salinan formulir model C6.

Untuk Kota Batu, ditegaskan oleh Mardiono tidak ada gugatan PHPU dari BPN. Namun persiapan alat bukti disiapkan dalam menghadapi sengketa Pemilu 2019.

"Persiapan alat bukti ini permintaan dari KPU RI sebagai bukti atau dalil untuk persiapan sengketa dari BPN. Setelah sengketa PHPU usai. Kewajiban KPU Kota Batu adalah pleno penetapan kursi dan penetapan calon terpilih," terangnya. (eri)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : irawan
  • Penulis : eri
  • Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Tiket Pesawat Mahal, Danau Toba Kehilangan Turis

Air Putih Demi Metabolisme

VIDEO