trial_mode: on

Masuk 10 Nominasi Kota Kreatif Indonesia, Kota Malang Andalkan Game Developer

  • 13-06-2019 / 16:58 WIB
  • Kategori:Malang
Masuk 10 Nominasi Kota Kreatif Indonesia, Kota Malang Andalkan Game Developer

MALANG-Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) menetapkan Kota Malang masuk sebagai salah satu nominasi untuk pemilihan Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia. Nantinya, Kota Malang akan bersaing dengan sembilan daerah lain, diantaranya Kota Palembang, Kabupaten Majalengka, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kota Surakarta, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar. Pada Selasa (18/6) mendatang, akan dilakukan tahap finalisasi penilaian, melalui paparan di Jakarta dihadapan Tim Juri, dan akan ditetapkan empat role model Kabupaten/Kota kreatif Indonesia.

Tim Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) Deputi Infrastruktur BeKraf, Loli Amalia Abdullah mengungkapkan, kegiatan PMK3I merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membantu Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk mengenali potensi ekonomi kreatif di wilayahnya. "Sehingga, bisa menjadi salah satu roda penggerak perekonomian daerah tersebut," terang dia dalam pertemuan dengan empat aktor ekonomi kreatif (komunitas kreatif, OPD, Akademisi dan pelaku bisnis) di Hotel Atria, Kamis (13/6).

Untuk membangun motivasi dalam membangun ekonomi kreatif, BeKraf mengadakan kompetisi daerah kreatif. Dalam kompetisi tersebut, tercatat ada 347 Kabupaten/Kota yang telah tergabung sebagai Kabupaten/Kota kreatif. "Dalam uji pelik, terpilih 55 Kabupaten/Kota yang lolos. Setelah itu, dilakukan seleksi lagi dan terpilih 10 Kabupaten/Kota yang masuk nomimasi," terang dia.

Pada proses seleksi tersebut, Kota malang masuk nominasi sektor aplikasi dan game. "Ini baru pertama dan satu satunya, daerah daerah lain kebanyakan bergerak pada sub sektor kuliner, kriya atau fashion. Kota Malang sangat spesifik dan kekinian, tentu ini jadi poin tersendiri, " papar dia.

Nantinya, lanjut dia,  proses penilaian melibatkan empat aktor yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah daerah dan lima proses rantai ekonomi kreatif kreasi, produksi, distribusi, konsumsi dan konservasi. "Finalnnya akan dilakukan di Jakarta pada 18 juni 2019 mendatang," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji berharap, dengan adanya kompetisi tersebut, bisa membangkitkan anak muda untuk semakin kreatif. Sekaligus, perkembangan komunitas dan pelaku game developer bisa terus tumbuh. "Saya juga berkeyakinan, tumbuhnya komunitas dan pelaku game developers di Kota Malang, akan menjadi salah satu solusi untuk menekan angka pengangguran terbuka di kota Malang," tandas pria berkacamata itu. (tea)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : tea
  • Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI