UPDATE NOW
UPDATE NOW
   UPDATE NOW

Rp 900 Juta Siap Turun Perbaiki 8 Titik Lokasi Pascabencana

  • 13-06-2019 / 17:26 WIB
  • Kategori:Malang
Rp 900 Juta Siap Turun Perbaiki 8 Titik Lokasi Pascabencana Ilustrasi kejadian longsor plengsengan ambrol

MALANG- Rp 900 juta telah disiapkan Pemkot Malang untuk warga-warga Kota Malang yang mengalami bencana akibat tanah longsor yang belum sempat teratasi. Hal ini diakomodir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang tahun ini. Warga diharap bersabar. 

Pasalnya BPBD Kota Malang bakal memulai pembangunan kembali sarana prasarana warga yang rusak akibat bencana, yang belum terakomodir akibat bencana tahun ini. 

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Rekonstruksi BPBD Koat Malang, Zerry Rizky belum lama ini saat dimintai tanggapan di Balai Kota Malang. Menurutnya kegiatan rehabilitasi dan perbaikan ini merupakan bagian dari rekonstruksi pasca bencana.

“Utamanya untuk memperbaiki sarana prasarana dasar agar masyarakat tidak terhambat dalam beraktivitas dan fasilitas yang rusak bisa berfungsi seperti semula,” ungkapnya.

Saat ini proses desain perencanaan nya sudah selesai, lanjut Zerry. Dan pihakny akan melanjutkanproses tersebut ke tahap pengadaan barang dan jasa. Setidaknya terdapat 8 lokasi titik yang bakal direkonstruksi.

Rincian 8 lokasi konstruksi tersebut diantaranya terdapat di beberapa kelurahan. Yakni Kelurahan Polehan, Jodipan, Tlogomas, Bandungrejosari, Tanjungrejo hingga Tulusrejo. Dikatakannya lagi rata-rata merupakan perbaikan dan pembangunan dinding penahan tanah.

“Ini juga sesuai aspirasi warga dalam musrenbang dan dokumen jitupasna (pengkajian kebutuhan pasca bencana,red) kebanyakan meminta perbaikan plengsengan yang rusak terkena longsor,” tegasnya.

Sementara itu Mahfuzy, Pejabat Pengadaan Barang Jasa BPBD Kota Malang membenarkan pihaknya telah menerima berkas dokumen pengadaan. Kemudian selanjutnya akan mulai dilakukan proses melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) jika seluruh dokumen dianggap lengkap

“Iya ada 8 paket yang diserahkan ke PPBJ (Petugas Pengawas Barang dan Jasa,red) semuanya konstruksi sipil yakni revetment atau dinding penahan tanah,” tuturnya.

Sementara itu ditambahkan, berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran BPBD Kota Malang kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana memiliki pagu mencapai Rp 900 Juta.

“Masyarakat kami mohon bersabar setelah proses pengadaan selesai maka konstruksi akan segera dilaksanakan.” pungkasnya. (ica)

  • Editor : bua
  • Penulis : tea
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

GE Way

Tiket Pesawat Mahal, Danau Toba Kehilangan Turis

Air Putih Demi Metabolisme

VIDEO