Sewa Rendah Aset Pemkot

Dewan Segera Panggil Dinas Terkait

  • 16-06-2019 / 22:36 WIB
  • Kategori:Malang
Dewan Segera Panggil Dinas Terkait Nirma Chris Nindya

MALANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang segera memanggil Dinas terkait mengenai harga sewa aset yang masih rendah. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang juga masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) besar terkait inventarisir data aset. DPRD mendesak supaya pendataan aset segera rampung. Agar aset terorganisir dengan baik, sehingga perencanaan untuk kenaikan harga sewa bisa terukur.

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Nirma Chris Nindya mengungkapkan, sampai saat ini, pihaknya masih belum menerima data-data terkait jumlah aset yang sudah terdata. “Sampai saat ini, masih belum ada laporannya. Kami dari pihak dewan sudah mempertanyakan sejauh mana pendataannya,” papar dia kepada Malang Post, kemarin.

Nirma menyebutkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan hearing dengan dinas terkait. “Ketika hearing nanti, kami akan tanyakan lagi dengan dinas terkait sudah sejauh mana, kami akan kejar terus,” papar dia.

Sedangkan, terkait rencana kenaikan harga sewa, pihaknya juga masih belum bisa memberikan banyak keterangan. “Sepertinya harga masih rendah, di bawah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Sampai saat ini, belum ada info perubahan dan belum ada kepastian. Makanya, kami tanyakan terus,” lanjut dia.

Secara terpisah, anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Lookh Mahfudz menambahkan, sampai saat ini, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti terkait titik lokasi aset Pemkot.

“Kami masih belum tahu banyak, menunggu hasil investigasi dari tim komisi,” kata dia.

Senada dengan Nirma, dalam bulan ini, pihaknya akan segera melakukan hearing dengan dinas terkait. “Kami akan melakukan hearing dengan dinas terkait dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk membahas hal tersebut,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Malang, Subkhan mengungkapkan, saat ini, pihaknya akan fokus terhadap inventarisasi dan penertiban aset. “Sampai saat ini, tim kami masih melakukan inventarisasi dan penertiban aset,” kata dia.

Sementara, terkait harga sewa yang ditentukan, akan disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. “Serta, tetap memperhatikan aspek kewajaran dan kepantasan. Namun, tidak memberatkan. Apalagi, saat ini, kami sudah menerima saran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan juga legislatif,” tandas dia.

Sementara, terkait target pendapatan aset 2019, Subkhan masih belum ingin memberikan jawaban. “Data-data ada di kantor, Senin silahkan datang ke kantor, supaya datanya lebih lengkap,” pungkas mantan Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang ini.(tea/ary)

  • Editor : ary
  • Uploader : hargodd
  • Penulis : tea
  • Fotografer : -

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Jelang Laga Bhayangkara, Latihan Sore Gajayana

Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jenazah Mahasiswi STIKI Dikawal Ketat Tim SAR

Passion Fruit Cake Dapur Cokelat

7 Varian Pizza dan Pasta Amerika-Eropa

Ribuan Mahasiswa Baru UM Rebutan Kursi Bidikmisi

Deadpool 3 Masih Tunggu Marvel 'Tenang'

The Doctor Belum Mau Pensiun