Mengenal Chipset Qualcomm Snapdragon 855

  • 18-06-2019 / 14:32 WIB
  • Kategori:Techno
Mengenal Chipset Qualcomm Snapdragon 855 ilustrasi/ist

MALANGPOSTONLINE.COM - Ponsel Oppo teranyar, Oppo Indonesia Zoom Edition menjadi ponsel pertama di Indonesia yang menggunakan cipset Qualcomm Snapdragon 855 yang biasa dipasang di ponsel kelas premium. 

Country Director Qualcomm Indonesia Shannedy Ong mengatakan Snapdragon 855 memiliki lima keunggulan yang bisa memberikan pengalaman pengguna (UX) yang baik. 

"Ada lima keunggulan. Dari sisi CPU & GPU, konektivitas, kecerdasan buatan (AI) computer vision dan entertainment," kata Shannedy pada peluncuran Oppo Reno Series di Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (17/6).

Shannedy mengatakan dari segi performa, Qualcomm 855 memberikan performa maksimal bagi ponsel yang disematkan chipset Qualcomm Snapdragon 855. 

"Peningkatan CPU 45 persen dibandingkan seri 845. Dari sisi GPU 20 persen dibandingkan 845. Sehingga performa memberikan pengalaman luar biasa dari sisi experience user," kata Shannedy.

Shannedy mengatakan 7nm fabrikasi chipset sudah diterapkan di Snapdragon 855. Fabrikasi ini membuat konsumsi baterai sangat efisien. 

Chipset telah memuat trio CPU Kryo 485 dalam konfigurasi tri-cluster, GPU Adreno 640, dan Digital Signal Processor (DSP) Hexagon 690.

Dari sisi konektivitas, Snapdragon 855 memiliki modem Snapdragon X24 berteknologi 4G LTE.

"Bisa memberikan UX dengan kemampuan unduh hingga 2 Gbps. Dan kemampuan unggah 316 Mbps," kata Shannedy.

Shannedy mengatakan Snapdragon 855 telah menggunakan AI generasi keempat. Generasi keempat ini memberikan kecepatan AI tiga kali lipat dibandingkan Snapdragon 845. 

"(Snapdragon) 855 berikan kemampuan AI generasi keempat.Ini dukung seluruh performa ponsel 10 x zoom maupun night mode. Itu dari kerja prosesor yang akan analisa otomatis," kata Shannedy. 

Shannedy mengatakan AI bisa membuat fotografer amatir seolah menjadi fotografer potential. Dengan bantuan AI, ponsel bisa mengoptimalkan hasil foto. 

"Object detection (deteksi objek) dia bisa tau objek mana yang perlu di zoom (perbesar) dan mana background (latar) yang harus di blur (kaburkan). Objek itu fokus dan itu semua karena prosesor," kata Shannedy. (jnp/eks/cnn/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : CNN
  • Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI