38 Adegan Diperagakan Dalam Rekonstruksi Kasus Mutilasi Pasar Besar

  • 18-06-2019 / 18:03 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
38 Adegan Diperagakan Dalam Rekonstruksi Kasus Mutilasi Pasar Besar Tersangka Sugeng memeragakan setidaknya 38 adegan dalam rekonstruksi kasus mutilasi Pasar Besar.

MALANG - Pihak kepolisian dari Polres Malang Kota menggelar rekonstruksi peristiwa pembunuhan dan mutilasi di Pasar Besar, Selasa (18/6). Dalam rekonstruksi tersebut, menghadirkan tersangka, Sugeng Angga Santoso, tim pengacara hingga kejaksaan. Bahkan, suasana Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga dipadati oleh masyarakat yang penasaran dengan kronologi kejadian yang sempat menggegerkan publik pada 14 Mei 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengungkapkan, dalam rekonstruksi tersebut, tersangka memeragakan setidaknya 38 adegan. "Rekonstruksi ini menggambarkan kesesuaian fakta di dalam berkas pemeriksaan dan perbuatan riil yang dilakukan tersangka di lapangan," terang dia di sela-sela rekonstruksi kepada Malangpostonline.com

Komang menguraikan, sebanyak 35 adegan dilakukan di sekitar Pasar Besar Malang. Sementara, tiga adegan lain dilakukan di sekitar kawasan Klenteng Eng An Kiong. "Adegan yang diperagakan cukup lengkap. Bagian paling penting adalah di Pasar Besar. Mulai dari awal tersangka berinteraksi, menghabisi hingga memotong tubuh korban," urai dia.

Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap fakta baru, setelah menghabisi nyawa korban, tersangka sempat kesulitan menghilangkan jejak sehingga menyebar bagian tubuh korban di sekitar lokasi kejadian. "Rencananya, tersangka akan membuang jasad korban di luar lokasi pembunuhan. Namun, karena sudah terlalu siang dan banyak orang, akhirnya disebar di sekitar lokasi pembunuhan," papar Komang.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih belum berhasil mengidentifikasi identitas korban. Sebab, ketika dievakuasi, sidik jari korban sudah terlalu keras. "Namun, kami sudah mengambil sampel bagian tubuh dan menyebarkan gambar sketsa wajah korban. Sementara, jasad korban sudah kami kebumikan," jelas dia.

Sejauh ini, sudah ada dua orang yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke Polres Malang Kota. "Namun, setelah dikroscek, ternyata bukan anggota keluarga yang dicari," papar dia.

Komang menambahkan, saat ini, kasus pembunuhan dan mutilasi Pasar Besar, berkasnya sudah diserahkan ke kejaksaan dan statusnya sudah P-19. "Berkas di kejaksaan sudah masuk tahap I, satu tahap lagi akan P-21," tandas dia.(tea)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : tea
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Jelang Laga Bhayangkara, Latihan Sore Gajayana

Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jenazah Mahasiswi STIKI Dikawal Ketat Tim SAR

Passion Fruit Cake Dapur Cokelat

7 Varian Pizza dan Pasta Amerika-Eropa

Ribuan Mahasiswa Baru UM Rebutan Kursi Bidikmisi

Deadpool 3 Masih Tunggu Marvel 'Tenang'

The Doctor Belum Mau Pensiun