Dituntut Empat Tahun Enam Bulan Bui, Rizfan dan Ninik Kaget Bukan Kepalang

  • 20-06-2019 / 10:42 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal, Malang
Dituntut Empat Tahun Enam Bulan Bui, Rizfan dan Ninik Kaget Bukan Kepalang PESAKITAN: Rizfan Abudaeri dan Ninik Damayanti saat mendengarkan tuntutan jaksa di PN Malang, Rabu (19/6) sore.

MALANG- Raut wajah Rizfan Abudaeri, SE, 45, mantan Ketua II Urusan Keuangan dan Bendahara Yayasan Putra Indonesia Malang (PIM) mendadak berubah ketika JPU Kejari Malang menuntut penjara empat tahun enam bulan untuk dirinya dalam sidang lanjutan di PN Malang, Rabu (19/6) sore. Warga Jalan Simpang Bunga Krisan Malang itu tampak sedikit gelisah.

 

JPU: Dimas Adji Wibowo, SH (kanan) bersama I Dewa Gede Putra Awatara, SH.

 

Demikian pula dengan mantan kakak iparnya, Ninik Damayanti, S.Pd, 47, warga Perum Karanglo Indah Malang yang duduk di sebelahnya. Kaget bukan kepalang. Tuntutan itu, dianggap sesuai dengan pelanggaran Pasal 374 junto 55 ayat 1 Jo Pasal 372 junto 55 ayat 1 Jo Pasal 167 junto 55 ayat 1 KUHP yang disampaikan jaksa saat pembacaan dakwaan. 

Usai sidang digelar, JPU Kejari Malang, Dimas Adji Wibowo, SH menegaskan bila tuntutan empat tahun enam bulan itu, diberikan untuk masing-masing terdakwa. “Kerugian yang diderita pelapor sangat besar. Sekitar Rp 7,7 miliar. Pertimbangan lain, tidak ada perdamaian antara pelapor dengan terdakwa,” ujarnya didampingi JPU Kejari Malang, I Dewa Gede Putra Awatara, SH.

BACA JUGA:

Menimpali hal ini, Raden Mas MH Agus Rugiarto SH, MH, kuasa hukum Rizfan dan Ninik  mengaku akan mengajukan pledoi. “Saya kira tuntutan tersebut terlalu berat dan tidak wajar. Kami ajukan pledoi. Tidak jauh dari eksepsi lalu. Ini sesuai dengan petunjuk yang diberikan Kejati kepada kami,” ujarnya sesaat usai sidang kepada wartawan. 

Diberitakan sebelumnya, mereka dilaporkan Yayasan PIM karena dianggap menggelapkan uang milik yayasan dua SMK dan satu akademi di bidang farmasi tersebut. Pengusaha salah satu showroom mobil di Malang itu dan Ninik, dilaporkan Mochamad Wahyudi, Ketua Umum Yayasan PIM  di Jalan Barito Malang ke Ditreskrimum Polda Jatim, Januari 2018 lalu karena menggelapkan uang pemasukan pendaftaran siswa dan mahasiswa baru tahun 2017 lalu. (mar)

Editor : mar
Uploader : irawan
Penulis : marga
Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU