Advokat Agus Flores Mundur, Posisi Hukum YPIM Makin Kuat

  • 20-06-2019 / 11:35 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal, Malang
Advokat Agus Flores Mundur, Posisi Hukum YPIM Makin Kuat MUNDUR: Agus Flores (kiri) bersama Rico Jandu dan Martin Panto, dua pengacara Rizfan dan Ninik yang masih bertahan.

MALANG - Mengaku tidak mampu menangani perkara Rizfan Abudaeri, mantan Ketua II Urusan Keuangan dan Bendahara Yayasan Putra Indonesia Malang (PIM) yang dituntut empat tahun enam bulan penjara, Raden Mas MH Agus Rugiarto SH, MH memilih mundur sebagai penasehat hukumnya.

“Lebih baik saya mengakui tidak mampu tangani perkara ini, daripada mengakui mampu padahal tidak mampu,” katanya dalam pesan WhatsApp (WA), Rabu (19/6) malam. Ia menegaskan, sejak Kamis (20/6) pagi, ia sudah bukan penasehat atau kuasa hukum Rizfan dan Ninik Damayanti.

Agus Flores, panggilannya menerangkan, perkara Rizfan dan Ninik akan ditangani Martin Panto, SH dan Rico Jandu, SH, partner kerjanya selama ini. “Kalau mereka masih mampu. Kalau saya sudah nggak mampu. Saya pulang ke Jakarta urus perkara lain, termasuk Palu, Makassar, Gorontalo, Bojonegoro atau Kepanjen,” ujar dia.  

Agus tidak menampik bila Rizfan, kliennya sudah mengatakan bila ia tidak mampu menangani perkaranya saat bertemu di Lapas Lowokwaru. Sehari sebelum pembacaan tuntutan dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Malang, Rabu (19/6). “Dan hari ini, saya juga katakan tidak mampu,” ungkapnya lagi.

Namun ia tetap menegaskan, bahwa kesalahan hingga kliennya ditahan, bukan dibebankan kepada Rizfan dan Ninik. “Penasehat hukum yang lama harus bertanggung jawab juga karena tidak bisa menasehati kliennya. Terdakwa awam hukum. Saya berbicara ini sekarang sebagai Ketua LBH Phasivic Jakarta Pusat,” tegas dia.

“Jadi, yang salah harus dihukum, yang benar jangan disalahkan,” tutupnya. Sementara itu, dihubungi terpisah, MS. Alhaidary, SH, MH, kuasa hukum YPIM mengaku bila perkara gugatan perdata yang dilayangkan pihak Rizfan dan Ninik ke PN Malang dicabut oleh Agus dan kedua rekannya. 

“Tapi karena pihak kami sudah memberikan jawaban saat sidang perdata berjalan di PN Malang, terpaksa gugatan jalan terus,” katanya. “Ini juga membuktikan bahwa posisi hukum YPIM semakin kuat dan institusi pendidikan dibawah naungan YPIM yaitu SMK, AKFAR dan AKAFARMA PIM semakin membahana seantero jagad raya,” katanya lagi. (mar)

  • Editor : mar
  • Uploader : silumansupra
  • Penulis : marga
  • Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI