trial_mode: on
sunday story

Tur Pilih Video Call

  • 22-06-2019 / 22:11 WIB
  • Kategori:Arema, Malang
Tur Pilih Video Call Dedik Setiawan dan Aditya Pravita Sari

DEDIK Setiawan, striker Arema FC dan Aditya Pravita Sari sedang  menjalani masa indah pasangan muda. Dedik, yang mempersunting Vita, sapaan akrab Aditya Pravita Sari pada 22 Januari 2019 lalu ini merasakan banyak perubahan kebiasaan setelah hidup bersama Vita di rumahnya di Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

“Sekarang perbedaannya, ada yang nyiapkan pakaian, alat mandi dan sepatu saat mau tur. Makan bareng, dia yang mengambilkan, dibuatkan minum. Selama tidak ada agenda tur, setiap hari bisa ketemu. Dulu, saat pacaran dan tunangan, ketemu mungkin hanya seminggu sekali,” cerita Dedik kepada Malang Post.

Ketika disibukkan dengan agenda sepak bola, serta harus tur luar kota, bahkan luar negeri, Dedik biasanya video call untuk melepas rindu dengan Vita. Saat Dedik bergabung dengan timnas senior asuhan Simon McMenemy, Vita terbiasa menghubungi Dedik setiap hari melalui video call.

“Saat timnas kemarin, hampir setiap hari kami video call, saat pacaran malah jarang video call. Karena, dulu dia kerja. Biasanya ya saling curhat sih saat video call,” papar Dedik. Pasangan ini lebih suka kebersamaan yang sederhana. Selain menjaga komunikasi, Dedik memiliki quality time bersama Vita ketika berada di rumahnya di Dampit.

Kadang, Dedik mengantarkan Vita belanja ke pasar. Mereka tidak gemar nongkrong. Keduanya tidak suka ke kafe-kafe. Dedik lebih suka menghabiskan waktu bersama Vita di rumah. Kalaupun ingin refreshing jalan berdua dan nge-date setelah menikah, Dedik dan Vita biasanya jalan-jalan ke mall.

Vita yang kelahiran tahun 1994, mengenal Dedik saat masih membela Metro FC. Vita, warga Bululawang, dikenalkan kepada Dedik, oleh pemain Metro FC, Andrianto. Setelah kenal, mereka pacaran sebentar, lalu mengikat hubungan dengan pertunangan. Menikah setelah dua tahun bertunangan.

Setelah menjelang nikah, Vita berhenti dari pekerjaanya. Dedik dan Vita memiliki banyak waktu bertemu. Kadang, Vita ikut menonton pertandingan di Stadion Kanjuruhan, kadang menonton latihan bersama istri para pemain Arema, seperti istri Dendi Santoso, istri Hendro Siswanto, istri Sunarto, istri Kuncoro, istri Kartika Ajie dan istri pemain lainnya.

Ketika Dedik sibuk dengan tugasnya sebagai pemain sepak bola, Vita di rumah menjalankan peran ibu rumah tangga. Dedik tidak mau memforsir energi Vita yang kini sedang berbadan dua. “Kasihan, saya tidak tega kalau dia kerja. Saya mengizinkan dia jualan online saja,” tandas Dedik.

Di rumah, Vita yang menjalani kehidupan ibu rumah tangga, juga mengisi waktu dengan berjualan kripik pisang secara online. Dedik mengaku senang istrinya bisa menjalankan bisnis jualan online. Tapi, dia meminta istrinya agar tak kecapekan. Dia hanya ingin istrinya tetap sehat dan fit.

“Sekarang sih katanya mau jualan kripik usus juga. Saya tidak masalah, yang penting dia selalu sehat, dan tidak sampai sakit karena kecapekan,” tambah pemain kelahiran tahun 1994 itu.

Vita selalu memberikan support dalam pekerjaannya sebagai pemain sepak bola. Dedik menyebut Vita memahami risiko menikahi seorang pemain bola. Dedik dan Vita saling percaya, dan sebelum menikah sudah diberi wejangan oleh orang tua Dedik tentang risiko pemain bola, baik risiko cedera hingga risiko popularitas.

Dedik sering meminta doa ketika hendak berangkat tur hingga merumput dalam pertandingan liga. Dia pun berharap, keluarganya selalu sehat, dan dilancarkan dalam semua urusan.(fin/van)

  • Editor : van
  • Uploader : abdi
  • Penulis : ley
  • Fotografer : ya

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI