Padukan Kopi dan Buah untuk Kampanye Konsumsi Kopi Sehat

  • 23-06-2019 / 12:47 WIB
  • Kategori:Malang, Kampus
Padukan Kopi dan Buah untuk Kampanye Konsumsi Kopi Sehat Tim Bataco Indonesia UB berhasil membawa pulang Medali Emas di International Invention and Innovative Competition (InIIC) 2019 Malaysia.

MALANG - Mengonsumsi kopi hingga kini masih identik dengan pola hidup yang kurang sehat. Bahkan bagi sebagian orang menikmati kopi bisa berdampak buruk secara langsung terhadap tubuhnya. Fakta tersebut membuat mahasiswa UB yang tergabung dalam Tim Bataco Indonesia UB mencoba mengkreasikan olahan kopi yang dipadukan dengan ektrak buah agar bisa lebih sehat untuk dikonsumsi.

Tim Bataco Indonesia UB berhasil membawa pulang Medali Emas di International Invention and Innovative Competition (InIIC) 2019 Malaysia. Tim gabungan Teknik Elektro dan Agribisnis UB ini mampu bersaing dengan lebih dari 100 inovasi lainnya di Hotel Malacca, Malaysia.

Tim BATACO Indonesia UB tersebut terdiri dari Yusril Fatahilmi (TE’16), Elok Paikoh (Agr’15), Novita Kartika Kusuma Wardani (Agr’16), Fajar Noor Alamsyah N. (Agr’16), dan Muhamad Ibnu Fajar (TE’17). Mereka melakukan presentasi karyanya ke Malaysia untuk presentasi pada 27-29 April 2019 lalu.

"Konsep kita itu kopi yang sehat, mengingat konsumsi buah di kalangan masyarakat kita juga masih rendah. Jadi pahitnya kopi dan manisnya buah kita sajikan dalam satu gelas," kata ketua tim BATACO Yusril Fatahilmi.

Sebelumnya mereka sempat mengembangkan kopi dengan paduan bahan seperti beras kencur hingga kapulaga. Namun kemudian mereka memilih lebih fokus mengembangkan ekstrak buah sebagai ciri khas mereka sesuai usulan dari dosen pemdamping mereka.

"Sebagai negara tropis, kita memilih buah-buahan tropis seperti manggis, pisang, alpukat, nanas, dan sirsak," lanjutnya.

Lebih lanjut mereka menyampaikan bahwa karya olahan inovasinya tersebut dapat mencegah pengerasan pembuluh darah yang mengakibatkan stroke. Kemudian juga mencegah serangan jantung akibat efek kafein yang berdampak pada kontraksi yang kuat pada jantung, serta mampu meningkatkan kinerja otak dalam meningkatkan daya ingat.

Kemudian menurut Yusril, ketika mengikuti lomba di berbagai negara, timnya berupaya mengangkan budaya konsumsi kopi di Indonesia. Seperti halnya bidaya meminum kopi sambil memakan biji kopi yang berasal dari Yogyakarta, itu menambah daya tarik juri ketika proses penilaian pada kompetisi.

Sementara itu, tim Bataco Indonesia UB juga lebih memfamiliarkan konsep barista perepuam berhijab. Lantaran dalam satu tim terdiri dari empat orang perempuan yanv semuanya menggunakan hijab.
"Saya laki-laki sendiri di tim, jadi baristanya perempuan berhijab. Kita coba itu sebagai branding juga," sambung Yusril.

Beberapa waktu sebelumnya, tim mereka sempat memproduksi kopi kreasinya dalam bentuk sachet agar lebih mudah dinikmati. Mereka menargetkan ke depannya bisa memiliki shop sendiri sehingga bisa menjangkau kalangan masyarakat yang luas.(mg3/bua)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU