trial_mode: on

Luar Biasa! Mahasiswa Akfar PIM Pamerkan Obat Herbal Berbagai Bentuk

  • 25-06-2019 / 11:23 WIB
  • Kategori:Sekolah
Luar Biasa! Mahasiswa Akfar PIM Pamerkan Obat Herbal Berbagai Bentuk MERIAH: Beginilah suasana pameran produk hasil karya mata kuliah Fitofarmasi mahasiswa Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang (PIM).

MALANG - Ini benar-benar luar biasa. Mahasiswa Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang (Akfar PIM) membuat berbagai obat-obatan herbal dalam berbagai bentuk, hasil dari mata kuliah Fitofarmasi yang diperolehnya di semester 4. Berbagai obat herbal ini, dipamerkan di Aula PIM, Jalan Barito 5 Malang. Produk yang dihasilkan berkelas. Bahkan menyamai obat herbal yang dijual di toko – toko obat.

Malangpostonline.com yang sempat mendatangi pameran itu, melihat ada sekitar 24 produk obat herbal yang dibuat para mahasiswa kampus Akfar, dibawah naungan Yayasan PIM tersebut. Ada yang berbentuk kosmetik, salep seperti kebanyakan obat salep, sirup hingga berbentuk kue sekalipun. Selain menunjukkan produk yang dibuat, para mahasiswa ini juga melengkapinya dengan brosur – brosur tentang produk ini.

Seperti produk Minyak Angin Rubrumcare yang dibuat dari jahe merah Zingiberis Oficinalle. Dalam brosur yang mereka buat, diterangkan bila minyak angin merupakan salah satu jenis obat turun – temurun yang dipakai oleh banyak orang hingga saat ini. Minyak Angin Rubrumcare merupakan minyak yang dibuat dengan zat aktif berbahan dasar jahe merah yang dikombinasikan dengan bahan lainnya.

Disebutkan pula, cara penggunaan cukup oleskan pada daerah yang membutuhkan. Kegunaannya, dapat meringankan nyeri dan pegal linu, meredakan perut kembung, mual dan muntah, meringankan gejala flu dan dapat melegakan hidung yang tersumbat. “Kandungan Antiinflamasi pada jahe bermanfaat untuk mengatasi peradangan pada persendian,” tulis para mahasiswa ini.  

Ketua Yayasan PIM, Moch. Wahyudi mengaku bangga dengan produk yang dipamerkan para mahasiswanya. “Produknya sudah sekelas mahasiswa S2 malahan. Bukan kelas mahasiswa akademi,” katanya. Ke depan, pihaknya ingin terus bergabung dengan dinas di Malang Raya untuk memamerkan produk obat herbal ini untuk masyarakat luas. “Kami mendukung mahasiswa untuk mengikuti pameran – pameran itu,” terangnya.

Dosen mata kuliah Fitofarmasi Akfar PIM, Lailiiyatus Syafah, M.Farm, Apt, menambahkan ada 24 produk yang diikutkan dalam pameran, hasil akhir pembelajaran teori atau praktikum. Untuk menghasilkan produk obat herbal yang semakin variatif ini, menurutnya, tidak hanya didapat dari satu mata kuliah. Namun masih ada hubungan dengan mata kuliah lain yang diajarkan di Akfar PIM. 

“Kita melihat Indonesia banyak produk herbal yang pokoknya dibuat. Kita ingin mahasiswa mengenal kekayaan negeri sendiri. Bisa mengolah itu tapi tidak asal - asalan. Ada studi literature, kandungan zat aktifnya, serta bagaimana dosis yang tepat. Pengolahan produk harus baik, dan akan dievaluasi hasil akhirnya,” menurut Lailiiyatus kepada malangpostonline.com

Meski dibimbing empat dosen Fitofarmasi, dilanjutkan dia, dari material hingga menjadi produk yang dipamerkan, tetap harus masuk tahap pengujian. “Pengujian laboratorium masih fisik, belum stabilitas. Nah, jika ada mahasiswa yang ingin menjual, bisa melengkapi uji laboratorium lebih lengkap, uji aktifitas berikutnya. Kami ada mata kuliah Farmakologi, yakni uji kualitas produk kepada hewan coba terlebih dulu,” urainya. 

Dosen perempuan ini, tidak menampik banyak mahasiswa Akfar PIM yang saat ini segera ingin memasarkan produk herbal yang dibuatnya ke sosial media. “Kalau pameran yang pertama lalu, setelah dijual ke sosial media, banyak orderan masuk. Mereka juga melengkapi dengan mengikuti pameran di beberapa kota di Jawa Timur,” papar Lailiiyatus di sela – sela pameran.

“Sasaran kali ini memang tidak boleh berhenti setelah dipamerkan. Harus mulai dilakukan proses bagaimana cara menjual dan bagaimana menghitung modal serta profit atau keuntungan yang didapat. Dan ternyata mahasiswa ini sangat antusias. Tapi tetap proses pembuatan produk herbal yang menggunakan bahan – bahan alam ini harus berbiaya rendah dan harga murah,” tutupnya. Informasi dan Pendaftaran SMK Putra Indonesia: 0 8121770930 dan 081252122717. (mar)

 

  • Editor : mar
  • Uploader : irawan
  • Penulis : marga
  • Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI