Dosen Poltekkes RS. dr. Soepraoen Ajarkan Hidup Sehat Pada Anak

  • 26-06-2019 / 16:54 WIB
  • Kategori:Kampus
Dosen Poltekkes RS. dr. Soepraoen Ajarkan Hidup Sehat Pada Anak SERIUS: Dian Pitaloka, M. Kep menjelaskan arti jiwa yang sehat pada anak-anak di Kampung Topeng Tlogowaru

MALANG - Puluhan anak di komplek Wisata Kampung Topeng Tlogowaru tampak ceria dalam sabuah acara yang dipandu oleh dua orang dosen dari Poltekkes RS. dr.  Soepraoen. Dengan metode yang fun, Rabu (26/6) tadi pagi, mereka dijarkan cara hidup yang sehat.  Baik sehat fisik maupun mental.  

Dian Pitaloka, M. Kep salah satu dosen menjelaskan untuk menghindari gangguan mental atau jiwa bagi anak-anak, mereka harus selalu mengisi waktu dengan kegiatan positif yang menyenangkan. Seperti membaca, memancing dan bermain. 

Di usia yang masih kanak-kanan mereka dihimbau untuk banyak teman. Agar bisa bekerjasama dan saling membantu. “Kalau tidak punya teman, kita tidak bisa bermain dengan riang. Masalah akan menjadi berat karena tidak ada yang membantu,” katanya saat pendampingan.  

Membaca  juga bisa menghindari seseorang dari stres. Sebab dengan mambaca, pikiran seseorang akan terarah pada tujuan yang jelas. Tidak mengambang dengan hayalan-hayalan yang tidak pasti.  

Kegiatan dosen Poltekkes RS. dr. Soepraoen ini dalam rangka pengabdian masyarakat. Yakni sebagai salah satu tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dua dosen yang melaksanakan tugas ini dari Prodi Keperawatan, yakni Dian Pitaloka, M. Kep dan Aloysia Ispriantari, M. Kep.

Dalam kegiatan pengabdian ini, anak-anak di komplek Wisata Kampung Topeng Tlogowaru diajarkan cara hidup sehat.  Salah satunya dengan metode grup terapi.  

Dian menjelaskan tanda-tanda jiwa sehat dalam diri anak antara lain perasaan bahagia,  berpikir sehat, menerima dirinya secara utuh dan menerima lingkungannya. “Mereka selalu tampil percaya diri dan bersikap terbuka terhadap lingkungan sekitarnya,” kata dia. 

Kepada Malangpostonline.com Dian mengungkapkan, materi pengabdian kali ini bertujuan untuk mencegah gangguan jiwa seseorang mulai sejak dini. Dalam hal ini timnya merangkul anak-anak yang selama ini atau pernah hidup di jalanan.  

Sebab menurutnya, tekanan stressing bagi anak-anak jalanan lebih tinggi. Seringkali mereka mengalami depresi akibat bullying atau diskriminasi di lingkungannya. 

“Anak-anak dengan tingkat bullying yang tinggi atau sering terdiskriminasi sangat berisiko terkena stress atau gangguan mental,” ungkapnya.  

Oleh karena itu, ia menerapkan sistem grup terapi. Dalam satu grup anak bisa berbagi perasaan dan tukar pikiran dengan yang lain. “Harapannya beban pikiran anak bisa tersampaikan ke temannya dan bisa mendapat solusi,” ujarnya.  

Membentuk grup terapi juga terbilang tidak mudah. Tim dosen harus melakukan identifikasi agar tidak sampai semakin menjatuhkan mental anak. “Jangan sampai lingkungan yang kita bentuk untuk mereka semakin membuat mereka terbuli,” tutu Dian. 

Selain sehat jiwa, tim dosen yang dibantu beberapa mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melakukan bimbingan secara langsung untuk menjaga kesehatan fisik. Dengan dipandu Aloysia Ispriantari, M. Kep, anak-anak di wisata Kampung Topeng diajak bermain sambil bernyanyi. 

Mereka menyanyikan lagu-lagu bertema hidup sehat. Seperti lagu yang menjelaskan cara mencuci tangan dengan benar. Usai bernyanyi anak-anak dibimbing untuk praktik cuci tangan. 

Selama acara tersebut, anak-anak di lokasi wisata kampung topeng terlihat antusias. Apalagi di akhir acara, dosen dan mahasiswa Poltekkes RS. dr. Soepraoen membagikan bingkisan. 

Setiap anak mendapat dua paket. Satu paket berisi makanan ringan dan satu paket bingkisan berisi peralatan mandi. “Dalam program pengabdian masyarakat ini, kami melibatkan mahasiswa sebagai pembelajaran nyata agar lulusan Prodi Keperawatan lebih siap bekerja dan turun ke masyarakat,” ujar Aloysia Ispriantari.  (imm/sir)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : Imam W.
  • Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

LIPI Ungkap Fenomena Gempa Megathrust dan Tsunami

Ofo Bekas

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Galakkan Minum Teh

Acak Nomor Peserta, Cegah Praktik Joki Sistemik

MPLS SMPK Sanmar 2 Ditutup Dengan Inaugurasi

Sukses dengan Thor: Ragnarok, Waititi Kembali Garap Thor 4

Perang dan Intrik dalam Trailer Terbaru 'The King;s Man'