Pejabat Asal Malaysia Antusias Belajar dari Kampung 3G

  • 26-06-2019 / 22:11 WIB
  • Kategori:Malang
Pejabat Asal Malaysia Antusias Belajar dari Kampung 3G SAMBUT : Dr Siti Mariah Binti Mahmud, Menteri Besar Pemberdayaan Wanita asal kerajaan Selangor Malaysia, saat melihat model penanganan air di Glintung Go Green, Rabu sore.

MALANG - Menteri Besar Pemberdayaan Wanita Kerajaan Selangor, Malaysia, Dr Siti Mariah Binti Mahmud antusias berkeliling di Glintung Go Green (3G) Jalan Karya Timur Dalam II, Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing.

Siti Mariah bersama Gubernur Selangor Malaysia, dan tiga wali kota dari Malaysia disambut dan diterima oleh Srikandi 3G. Para pejabat dari Malaysia ini mengaku sangat antusias datang ke kampung 3G Jalan Karya Timur Dalam II.

“Ini adalah lawatan yang bermanfaat, ada ilmu baru yang kami pelajari, masalah yang kami hadapi sama dengan kampung 3G. Saya suka konsep ini. Bagaimana cara pak Bambang, menggembleng orang kampung untuk mengelola kampung 3G,” ujar Siti Mariah kepada Malangpostonline.com, Rabu (26/6) sore.

Dia mengapresiasi kesuksesan 3G yang didirikan mulai 2013 atau selama enam tahun, tapi mampu menghasilkan sesuatu yang nyata dan bermanfaat. Siti menyebut 3G harus dijadikan contoh masyarakat dunia, tak hanya di Indonesia saja. Karena, menurut Siti Mariah, persoalan masyarakat di penjuru dunia sebenarnya tidak jauh beda.

“Sama kok, masalah pembangunan masyarakat di tengah hujan dan cuaca yang tak menentu, banjir di mana-mana. Kami akan coba bawa ke sana. Kami akan integrasikan dan laporkan hasil lawatan ke kampung 3G kepada menteri besar. Saya akan juga bawa kepada kerajaan-kerajaan dan wali kota untuk mengkaji, mungkin mereka akan datang sendiri untuk pelajari,” tambah Siti Mariah.

Siti Mariah juga menyebut, pihaknya senantiasa belajar dengan meniru tetangganya sesama rumpun melayu yang berjaya dalam hal pengelolaan air dan perkampungan. Dia sudah membayangkan Malaysia bakal mereplikasi pengelolaan banjir seperti 3G. Dia merasa tidak perlu susah-susah menciptakan sesuatu, karena mereka merasa sudah ada contoh.

“Tinggal ada pilot project kawasan, jika bagus, maka yang lain dengan cara sendirinya akan mengikuti. Dunia melihat, apa yang terjadi di 3G. Dunia melihat, solusi yang tidak mahal, yang sanggup dicapai, yang tidak sulit kami lakukan,” sambung Siti Mariah. (fin/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : fin
Fotografer : fin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU