Ini Lho, Beda Safety dan Defensive Riding

  • 27-06-2019 / 13:41 WIB
  • Kategori:Malang
Ini Lho, Beda Safety dan Defensive Riding Coach Clinic Sentul Driving Course di Lapangan Rampal siang ini.

MALANG- Kecelakaan kendaraan bermotor banyak disebabkan oleh kelalaian atau human error. Pengendara yang terbanyak berasal dari kelompok usia 22 hingga 30 tahun. Maka dari itu berkendara aman saja tidaklah cukup, diperlakukan juga berkendara dengan cara defensive atau Defensive Riding.

Hal ini disampaikan Trainer Sentul Driving Course Setiya Purnama beberapa saat lalu dalam Coach Clinic nya yang diadakan di Lapangan Rampal sejak pagi hingga sore ini.

Sebenarnya, apa sih bedanya antara Defensive Driving dengan Safety Driving? Defensive Driving adalah cara untuk selalu berpikir jauh kedepan dan selalu siap terhadap apapun yang mungkin terjadi dalam berkendara. 

Sedangkan Safety Driving adalah mengemudi dengan keahlian dan pengalaman yang tinggi ditambah dengan sikap yang baik serta konsentrasi yang berkesinambungan.
“Devensife itu lebih pada pola berperilaku,” tegas Setiya.

Para pengemudi, juga harus mengingat empat kunci untuk menjadi pengemudi yang defensive. Alertness (kewaspadaan), Awareness (kesadaran), Attitude (Sikap, mental) serta Anticipation (antisipasi, menjaga segala kemungkinan).

Sebelum melakukan perjalanan, Pre Trip Inspections (Pengecekkan Pada Kendaraan). Jangan melihat hal ini sepele dan malas. Karena hal kecil bisa berakibat fatal bila diremehkan. Seperti pengecekkan bodi luar mobil, spion, kondisi ban serta tekanan angin.

Masuk ke dalam kabin, posisi duduk serta sandaran kepala juga harus diperhatikan dengan betul. Dashboard juga harus terhindar dari banyak barang yang mengganggu pandangan pengemudi. 
Sabuk pengaman juga harus selalu dikenakan untuk keselamatan berkendara. Spion juga harus disesuaikan dengan jarak pandang. Posisi tangan pada jam 9 dan jam 3 yang tak boleh dilupakan.

Pahami bahwa kecelakaan merugikan semuanya. Selalu rencanakan perjalanan, pilih rute pendek, relative sepi hingga panjang. 

"Pastikan kendaraan laik operasi, fisik dan mental kita harus siap dan safety gears seperti helm, jaket dan lain-lain bagi pengendara motor,” pungkasnya. (ica/nun)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU