Jadikan Pelampiasan, Singo Edan Siap Terkam Mutiara Hitam

  • 04-07-2019 / 01:37 WIB
  • Kategori:Arema
Jadikan Pelampiasan, Singo Edan Siap Terkam Mutiara Hitam Arema FC siap menghadapi Persipura Jayapura dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gajayana, Kamis (4/7) sore.

MALANG – Bangkit, lupakan kekalahan. Arema FC siap menghadapi Persipura Jayapura dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gajayana, Kamis (4/7) sore.  Singo Edan bisa menjadikan Persipura sebagai pelampiasan dan unjuk kebangkitan.

“Sekarang kita fokus lagi lawan Persipura agar dapat tiga poin,” ungkap Konate Makan yang pada laga kandang sebelumnya dibantai PS Tira Persikabo 1-2.  Kali ini, Singo Edan harus menang jika tak ingin semakin terpuruk di papan bawah klasemen sementara.

Raihan tiga poin di kandang ini akan sangat berarti bagi Arema dan Aremania.  Meski juga dipastikan tidak mudah. Lantaran Mutiara Hitam juga datang dengan misi untuk bangkit dari keterpurukannya. Mampukah Konate Makan dkk menang?

 

Baca Juga:

 

Pelatih Arema Milomir Seslija mengaku sangat percaya pada timnya. Anak asuhnya tidak ingin terpaku pada kekalahan pekan lalu. Termasuk tidak akan takut dengan catatan negatif Arema atas Persipura di musim lalu. Milo meyakinkan timnya siap menangkan pertandingan.

“Arema akan berjuang untuk menampilkan yang terbaik. Saya percaya pada pemain punya kemampuan tampil bagus. Saya tidak pernah berpikir negatif, hanya dengan hasil satu pertandingan atau catatan seperti rekor. Tim Arema tidak merespon kekalahan dengan negatif,” paparnya.

Dia menyampaikan, pekan ini pun respon anak asuhnya positif. Dalam latihan, dia melihat bagaimana keinginan seluruh penggawa klub kelahiran 1987 tersebut. “Sepak bola, kadang membawa mereka pada waktu yang buruk. Tetapi kuncinya ada pada respon mereka, ketika pada fase itu, bisa lebih kerja sama satu dengan yang lain,” tambahnya.

Menurut pria asal Bosnia itu, menyambut Persipura timnya ingin mengedepankan kerja sama dan mereduksi kesalahan. Hal yang menjadi kelemahan Arema saat melawan Tira Persikabo. Dua gol lawan, dicetak karena kelemahan Arema dalam menghadapi serangan balik.

“Kerja keras, semangat dan keinginan lebih kuat, mereka sudah tunjukkan itu. Yang terpenting, kami telah mengoreksi kelemahan,” sebutnya. Dia mengatakan, hal tersebut adalah formula bila timnya ingin segera menang.

Arema bisa menjadikan Persipura sebagai pelampiasan dan unjuk kebangkitan. Seperti musim lalu. Persipura yang dikalahkan 3-1, adalah tim pertama yang ditaklukkan oleh Arema. Kala itu, dua gol Dedik Setiawan dan satu gol Rivaldy Bawuo, memastikan kemenangan Arema.

Terkait kekuatan lawan, eks pelatih Madura United itu memahami kelebihannya. Meski baru saja ditinggal pelatih Luciano Leandro dan tampil tanpa tiga strikernya, Milo tak mau meremehkan Persipura.

Dalam laga sore ini, Boaz Solossa, Marinus Manewar dan Todd Ferre absen. Padahal, tiga pemain dengan cap timnas itu bisa menjadi tukang gedor mematikan di pertahanan lawan. Selain itu, Imanuel Wanggai juga tidak bisa bermain karena masih cedera.

“Kamu tahu dalam sepak bola, apapun bisa terjadi. Mereka mungkin tanpa beberapa pemain. Tetapi mereka tim yang sama, agresif dan saat ini pasti ingin menang juga,” terangnya.

Namun, Milo menegaskan, timnya akan lebih sabar menghadapi Persipura. Timnya lebih siap demi memenangkan pertandingan.

Di kubu tim tamu, secara kondisi tidak lebih baik dari Arema. Berdasarkan rekor musim ini, Persipura di bawah Arema, karena baru mengumpulkan tiga  poin dari lima laga. Dua kali seri dengan tiga kekalahan. Bukan hasil yang bagus untuk tim sekelas Persipura.

Belum lagi, Persipura baru saja resmi berpisah dengan Luciano Leandro, usai tim tersebut ditahan imban Semen Padang, pekan lalu. Sebuah bekal yang tidak ideal sebelum bertemu Arema yang bertekad menang di hadapan Aremania.

Persipura pun datang tanpa pelatih kepala. Lydio de Souza yang merupakan pelatih fisik, untuk sementara didapuk sebagai caretacker (pelatih sementara). “Kami berusaha tidak memikirkan soal tanding tanpa pelatih kepala. Sekarang ami berjalan dulu sesuai dengan yang sudah disiapkan pelatih terdahulu,” ujar Pelatih Kiper Persipura, Alan Haviludin.

Menurut dia, timnya tetap mempersiapkan skuad yang ingin menang di Malang. Menyiapkan pula strategi demi poin di Bumi Arema. “Pada intinya, semoga saja apa yang kami atur bisa berjalan baik sesuai yang kami mau,” ungkapnya.

Alan menyampaikan, timnya juga tidak ingin dianggap tereduksi secara kekuatan, sekalipun datang tanpa Boaz Solossa, Marinus Manewar, Todd Ferre hingga Manu Wanggai. Ia menekankan pemain lain siap tempur.

Sementara, Alan mengingatkan pada timnya bila Arema tetap tim yang tangguh, meski dalam posisi sulit. Ia mewanti-wanti pada Salampessy dkk, untuk lebih bekerja keras jika ingin mewujudkan kemenangan pertama mereka.

“Arema ya tetap Arema. Tim besar, punya sejarah dan fighting spirit tinggi. Yang siap dalam pertandingan ini yang akan menang,” pungkasnya. (ley/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ley
  • Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Ofo Bekas

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Galakkan Minum Teh

Acak Nomor Peserta, Cegah Praktik Joki Sistemik

MPLS SMPK Sanmar 2 Ditutup Dengan Inaugurasi

Sukses dengan Thor: Ragnarok, Waititi Kembali Garap Thor 4

Perang dan Intrik dalam Trailer Terbaru 'The King;s Man'