Bacok Kakak Kandung, Warga Kalipare Ini Ditahan Polisi

  • 06-07-2019 / 16:57 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Bacok Kakak Kandung, Warga Kalipare Ini Ditahan Polisi Tersangka Salimin ketika diamankan di Mapolsek Kalipare. Dan korban Matrawi saat mendapat perawatan akibat luka bacok.

MALANG - Pertengkaran dalam keluarga berujung masuk penjara. Itulah yang dialami Salimin, 62, warga Dusun Krajan, Desa Putukrejo, Kalipare, pada Jumat (5/7). Ia ditangkap Polsek Kalipare karena kasus penganiayaan.

Korbannya adalah Matrawi, kakak kandungnya sendiri. Korban dibacok menggunakan senjata tajam jenis sabit, hingga mengalami beberapa luka bacok. Yakni, pada pergelangan dan siku sebelah kiri, paha kanan serta dahinya.

"Tersangka kami tangkap di rumahnya. Antara korban dengan tersangka masih saudara kandung. Keduanya adalah kakak beradik," ujar Kapolsek Kalipare, AKP Sutomo kepada Malangpostonline.com.

Informasi yang diperoleh, perselisihan antara kakak-beradik ini, sudah berlangsung lama. Bahkan meski rumah mereka tidak terlalu jauh, namun tidak saling menyapa. "Motifnya karena permasalahan keluarga yang sudah terjadi sejak lama," tuturnya.

 

Baca Juga:

 

Peristiwa penganiayaan, terjadi pada Kamis (4/7) lalu sekitar pukul 14.10. Kejadiannya di jalan menuju pemakaman umum Dusun Krajan Dua, Desa Putukrejo, Kalipare. Saat itu, korban bersama dengan istrinya, Karmi, baru saja selesai ziarah di makam.

Ketika perjalanan pulang, mereka berpapasan dengan Salimin, adik kandungnya. Saat itulah, tersangka bersenggolan dengan Karmi, istri korban. Karena senggolan itu, antara tersangka dan Karmi pun terlibat cek-cok mulut.

Melihat istrinya bertengkar, korban berusaha melerai. Ia berusaha merebut sabit yang dibawa oleh tersangka, hingga terjadi saling tarik dan membuat korban terjatuh.

Sewaktu terjatuh inilah, tersangka langsung mengayunkan sabitnya. Senjata tajam tersebut, melukai tangan, paha serta dahi korban. Melihat korban bercucuran darah, tersangka memilih pergi. Apalagi banyak warga sekitar yang saat itu langsung melerainya.

Korban yang mengalami luka bacok, lantas dibawa ke Puskesmas Kalipare. Ia mendapat beberapa jahitan atas luka bacok itu. Selanjutnya, melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kalipare.

"Berdasarkan laporan itulah, kami langsung mencari keberadaan tersangka dan berhasil menangkap di rumahnya. Pengakuan tersangka karena emosi dan dendam," papar Sutomo.(agp/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU