Kontribusi Media, Kampus dan Praktisi untuk Masyarakat 

AMEG ID, Unisma dan IPPAT Kolaborasi Revolusi Industri 4.0

  • 06-07-2019 / 22:39 WIB
  • Kategori:Malang
AMEG ID, Unisma dan IPPAT Kolaborasi Revolusi Industri 4.0 CEO AMEG.ID Imawan Mashuri, SH, MH, Direktur Pascasarjana Unisma Prof Dr HM Mas'ud Said, MA, Ph.D, Ketua Pengwil IPPAT Jatim Isy Karimah Syakir menandatangai MoU.

MALANG- Jejaring kerjasama Arema Media Grup (AMEG.ID) terus berkembang. Sabtu (6/7) kemarin giliran dengan Universitas Islam Malang (Unisma) melalui berbagai program studinya dan Pengwil IPPAT Jatim.

Penandatanganan  MoU yang digelar di Gedung Pascasarjana Unisma itu untuk mewujudkan kolaborasi pada era Revolusi Industri 4.0. Kolaborasi antara media dan perguruan tinggi merupakan komponen terpenting untuk memberikan kontribusi positif  terhadap masyarakat secara umum. Pemikiran-pemikiran dari para akademisi disebarkan kepada masyarakat melalui media.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh CEO AMEG.ID Imawan Mashuri SH MH,

Direktur Pascasarjana Unisma Prof  Dr  HM Mas'ud Said, MA, PhD dan  Ketua Pengwil IPPAT Jawa Timur Isy Karimah Syakir.

"Kita hidup di era kerjasama dan kolaborasi, tidak satu profesi pun yang bisa berdiri sendiri. Kolaborasi antara perguruan tinggi, media, dan organisasi profesi akan memberikan dampak yang bagus bagi masyarakat," kata Direktur Pascasarjana Unisma, Prof Dr. HM Mas'ud Said, MA, PhD.

Kerjasama kali ini dijalin utamanya oleh Prodi Magister Kenotariatan dan Prodi Magister Ilmu Hukum Unisma. Selain menggandeng AMEG.ID, juga menjalin kerjasama dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Timur sebagai organisasi profesi yang dinilai menjadi elemen kolaborasi yang cukup penting.

Pengembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi membutuhkan sarana aplikasi, agar ilmunya tak hanya menjadi sekadar teori. Melainkan bisa memberikan solusi terhadap problematika yang sedang dihadapi masyarakat saat ini. Oleh karenanya, perguruan tinggi harus terus tingkatkan kerjasama agar bisa mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah dikembangkan.

"Bahayanya bagi orang yang terlalu banyak membaca tanpa implementasi, dia akan jadi penyair. Kalaupun berjanji pasti palsu, jauh dari unsur praktis. Esensi kerjasama kali ini mengkolaborasikan antara teori dan praktis," sambungnya.

Kaprodi Magister Kenotariatan (MKN) Unisma, Dr. Sunardi, SH, MH, menyampaikan pihaknya berkomitmen mencetak praktisi dengan bekal teori metodologi yang mumpuni. Komitmen tersebut jelas membutuhkan dukungan dari sejumlah elemen praktisi baik itu media maupun organisasi profesi seperti IPPAT Jatim.

"Saya kenalkan CEO AMEG.ID Imawan Mashuri SH MH, beliau ini tidak teoritis lagi. Kalau teman-teman masih urus gugatan dan lain-lain, beliau sudah tiga kali mengalahkan menteri. Saya bilang ke Pak Direktur, Pak Imawan ini ilmunya sudah profesor, tinggal bagaimana kita pasang gelar doktornya, kata Pak Direktur, suruh isi saja formulir," papar Sunardi ketika

Memberi sambutan.

CEO AMEG.ID, Imawan Mashuri, SH MH memyambut baik penguatan kerjasama dengan pascasarjana Unisma sebagai bentuk kolaborasi yang tepat. Unisma menurutnya merupakan perguruan tinggi yang memiliki aura luar biasa untuk terus berpacu meningkatkan kontribusi aktif terhadap masyarakat.

"Sebagai alumni Magister Ilmu Hukum Unisma dan juga sebagai praktisi, bagi saya Unisma punya aura luar biasa. Saya berpikir bahwa yang membuat suatu daerah maju itu nomor satu perguruan tinggi yang kedua adalah media," katanya.

Imawan sebelumnya mendapatkan penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur terkait kontribusinya di dunia jurnalistik. Apresiasi tersebut karena Imawan

mewujudkan media konvergensi utama dan pertama di Indonesia. Gagasanya mengintegrasikan media dalam satu naungan Arema Media Grup atau AMEG.ID.

Melalui kerjasama ini, menurut Imawan sebagai aura baik yang akan menjadi kunci kesuksesan bersama. Tokoh pers ini optimis pemikiran-pemikiran yang dilahirkan dari Unisma akan lebih memberikan kontribusi jika digaungkan media.

"Kunci kesuksesan utama adalah membangun aura untuk bergaul, sebelumnya  harus didukung kejujuran dan kedisiplinan," sambungnya.

Momen kerjasama tersebut dihadiri pula oleh Ketua IPPAT Jatim Isy Karimah Syakir, Ketua IPPAT Kota Batu Novitasari Dian Praharini, dan Ketua IPPAT Kabupaten Malang Arini Jauharoh. Selain itu penguatan kerjasama kali ini juga disaksikan oleh para mahasiswa pascasarjana Unisma.(mg3/van)
 

Editor : van
Uploader : hargodd
Penulis : asa
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU