trial_mode: on

Hadapi 12 Laga Dalam 2 Bulan, Ini Antisipasi Singo Edan

  • 09-07-2019 / 00:35 WIB
  • Kategori:Arema
Hadapi 12 Laga Dalam 2 Bulan, Ini Antisipasi Singo Edan Tim Singo Edan kini harus menghadapi padatnya jadwal Kompetisi Liga 1, selama bulan Juli dan Agustus. Ada 12 laga selama dua bulan tersebut.

MALANG – Usai libur kompetisi selama satu bulan, kondisi berbanding terbalik harus diterima Arema FC.  Tim berjuluk Singo Edan kini harus menghadapi padatnya jadwal Kompetisi Liga 1, selama bulan Juli dan Agustus. Ada 12 laga selama dua bulan tersebut.

Kondisi Hamka Hamzah dkk mesti siap tempur agar tim Singo Edan tak mendapatkan hasil jeblok. Tim medis Arema pun memiliki antisipasi menghadapi sisa 11 pertandingan sampai 31 Agustus 2019.

“Dua bulan ada 12 pertandingan sebenarnya terlalu padat. Tetapi bagaimanapun tim harus siap menghadapinya,” ujar dokter Tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO.

 

Baca Juga: 

 

Arema tidak bisa terhindar dengan jadwal tersebut, dengan masing-masing harus bermain sebanyak enam kali dalam sebulan. Sebab, penundaan pertandingan pekan 4 dan 5, yang membuat operator merilis jadwal terbaru, memaksa tim peserta Liga 1 mesti bermain dalam jeda antar laga yang terhitung singkat.

Juli ini, ditambah dengan pertandingan melawan Persipura pekan lalu, Arema masih menyisakan lima laga. Tiga pertandingan bakal berlangsung di kandang sendiri, dan dua pertandingan away. Sementara, untuk Agustus, masing-masing tiga laga home-away harus dijalani oleh tim kelahiran 1987 itu.

Kondisi fisik pemain dituntut fit, memaksimalkan waktu recovery hingga istirahat yang cukup. “Kami mengandalkan dua hal, suplemen dan recovery. Baik recovery training maupun dalam hal istirahat sebagai pemulihan," papar dia.

Pria asal Magetan itu menuturkan, apa yang disiapkan tim Arema ini berkaca pada pengalaman Piala Presiden 2019 lalu. Kala itu jadwal juga terhitung padat dengan delapan pertandingan dalam lima pekan. Bahkan Arema sempat menjalani tour ke luar kota, hanya beberapa jam setelah pertandingan di Stadion Kanjuruhan.

Tim medis Arema pun kala itu tak kalah sibuk dengan pemain. Dokter tim, asisten, masseur hingga sport therapist, benar-benar mengatur jadwal dan mengawasi ketat asupan suplemen serta gizi pemain.

"Yang jelas, dalam jadwal pertandingan yang padat ini bisa dibilang risiko cederanya sangat tinggi. Apalagi cedera karena benturan di lapangan itu sulit untuk diantisipasi. Paling utama harus bisa menjaga kondisi fisik, dan kami berikan suplemen. Selain tentunya recovery training yang bagus dari tim pelatih," imbuhnya.

Menurutnya, penggawa Singo Edan mendapatkan suplemen tambahan berupa protein dan multivitamin. Sementara, untuk recovery training, dokter Nanang mengusulkan kepada pelatih Milomir Seslija untuk menggelar ice bath.

"Ice bath ini bagus untuk mencegah kelelahan fisik dan mempercepat recoverynya," pungkas dia. (ley/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ley
  • Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI