trial_mode: on

Duh.... Didenda Lagi

  • 09-07-2019 / 11:03 WIB
  • Kategori:Arema
Duh.... Didenda Lagi Akibat Suporter Arema FC, manajemen Singo Edan kembali mendapatkan sanksi yang cukup berat.

Terulang Tiga Kali Suporter Nyalakan Flare dan Petasan

MALANG - Akibat Suporter Arema FC, manajemen Singo Edan kembali mendapatkan sanksi yang cukup berat. Hukuman berupa  sanksi denda sebesar Rp 150 juta, harus dijatuhkan  Komdis PSSI kepada tim kebangaan Aremania ini. Pasalnya suporter tim Singo Edan terbukti menyalakan flare dan petasan, pada pertandingan antara Arema FC melawan Tira Persikabo di Stadion Gajayana.

Salinan keputusan sidang Komdis PSSI tertanggal 5 Juli dan bernomor 027/L1/SK/KD-PSSI/VII/2019 sudah diterima manajemen Arema, Senin (8/7) malam. Sehingga manajemen harus segera membayar denda atas perilaku yang dilakukan Aremania.

Melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Komdis PSSI, Asep Edwin Firdaus, diterangkan mengenai pelanggaran yang terjadi di pekan 6. Ketika Arema menjamu Tira Persikabo di Stadion Gajayana, Kota Malang.

"Bahwa pada tanggal 29 Juni 2019 bertempat di Stadion Gajayana Malang, telah berlangsung pertandingan Liga 1 2019 antara Arema FC vs Tira Persikabo. Dimana suporter Arema FC terbukti menyalakan flare dan petasan pada tribun Utara, serta melempar botol ke dalam lapangan. Dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," tulis dari Komdis PSSI, mengenak fakta dan pertimbangan hukum terkait sanksi bagi Arema. 

Berdasarkan hal tersebut, sesuai dengan pasal 70 lampiran 1 Kode Disiplin PSSI, maka Arema mendapatkan denda sebesar Rp 150 juta. Pengulangan terhadap pelanggaran terkait akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat.

Media Officer Arema, Sudarmaji mengakui, Arema kembali mendapatkan sanksi dengan jumlah yang semakin besar.  Sebab pelanggaran mengenai flare, petasan dan lemparan botol adalah kali ketiga di musim ini.

Menurut dia, Arema terus berupaya mencari solusi dengan berdiskusi, agar Arema tidak tersanksi lagi. Termasuk upaya untuk sosialisasi dan berdiskusi. 

"Kami tetap mengajak semua untuk berbenah. Ayo stop dan hentikan, jangan ada pelanggaran lagi," ungkapnya. 

Sebelum sanksi ketiga, Arema telah mendapatkan dua kali denda karena pelanggaran suporter. Yang pertama ketika Arema away ke PSS Sleman, yang berujung denda sebesar Rp 75 juta. Sedangkan denda kedua ketika Arema menjamu Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, Komdis menjatuhkan dneda sebesar Rp 50 juta. Total denda yang telah diterima Arema sebesar Rp 275 juta. (ley/jon)

  • Editor : jon
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ley
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI