Curi 95 Gadget untuk Lunasi Utang, Residivis Ditangkap Polisi

  • 09-07-2019 / 16:38 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Curi 95 Gadget untuk Lunasi Utang, Residivis Ditangkap Polisi NR, 39 warga Blimbing, Kota Malang melakukan pencurian terhadap 95 buah gadget.

MALANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang Kota tak henti memberantas pelaku kriminal. NR, 39 warga Jalan Terusan Batubara, Kecamatan Blimbing, Kota Malang terpaksa harus berurusan dengan polisi. Sebab, ia kedapatan melakukan pencurian terhadap 95 buah gadget untuk melunasi hutang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengungkapkan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada 28 April 2019 lalu sekitar pukul 02.30 di salah satu gudang logistik. "Sekitar pukul 01.00, pelaku mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya disana, ia melihat beberapa petugas keamanan keluar," terang dia dalam rilis resmi yang digelar, Selasa (9/7).

Ketika suasana gudang sepi dan tidak ada petugas keamanan, pelaku kemudian masuk ke gudang dengan cara melompat pagar. "Setelah berada di dalam, pelaku mengambil sejumlah gadget. Seperti tablet dan juga ponsel yang berjumlah 95 buah," kata dia.

Setelah melakukan pencurian itu, pelaku kemudian melarikan diri dan menjual hasil curiannya di pasar loak. Harga yang dibanderol bervariasi, mulai Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. "Hasil penjualan untuk melunasi utang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," kata dia.

Kejadian tersebut berhasil diungkap berdasarkan laporan dari korban. Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan melacak nomor IMEI. "Setelah itu, kami berhasil melakukan penangkapan tersangka. Masih ada empat barang bukti yang masih ada di tangan tersangka (masih belum dijual)," lanjut dia.

Terkait adanya kemungkinan keterlibatan orang dalam gudang, polisi masih terus melakukan pendalaman. "Kita dalami apakah tersangka juga melakukan pencurian di tempat lain. Soal jumlah kerugian kami masih belum tahu, karena korban juga masih melakukan penghitungan," papar dia.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku yang merupakan residivis kasus serupa harus mempertamggungkawabkan perbuatannya dengan mendekam di balik jeruji besi. "Pelaku kami kenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tandas dia. (tea/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : tea
  • Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Ofo Bekas

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Galakkan Minum Teh

Acak Nomor Peserta, Cegah Praktik Joki Sistemik

MPLS SMPK Sanmar 2 Ditutup Dengan Inaugurasi

Sukses dengan Thor: Ragnarok, Waititi Kembali Garap Thor 4

Perang dan Intrik dalam Trailer Terbaru 'The King;s Man'