Pertumbuhan Startup di Malang Raya (3/habis)

Bangun Kesadaran

  • 09-07-2019 / 23:07 WIB
  • Kategori:Malang
Bangun Kesadaran Peserta Diskusi Startup mendengarkan penjelasan Koordinator Malang Creative Fushion, Vicky Arief Herinadharma (tengah) tentang sinergi media dan smart city di Graha Malang Post.

Startup di Malang Raya datang dan pergi. Ada yang berkembang secara pesat dan cepat, ada pula yang tidak bisa berkembang kemudian hilang begitu saja. Padahal sama-sama memiliki potensi yang sama. Hal ini yang harus dipecahkan dan dipikirkan pemegang kebijakan daerah dan pelaku startup sendiri. Tak terkecuali peran media didalam mengembangkan kualitas startup di Malang Raya, sama pentingnya dengan peran pemerintah mendukung.

Fakta ini juga menjadi salah satu bahasan penting dalam Diskusi Malang Post Forum pada Jumat 5 Juli 2019. Diskusi yang mengangkat tema “Perkembangan Startup di Malang Raya” ini, sampai pada titik pembahasan penting. Yakni apa saja peran masing-masing stakeholder yang dapat disinergikan. Demi masa depan startup di Malang.

Pemimpin Redaksi Malang Post Dewi Yuhana sekaligus pengarah diskusi, menegaskan pentingnya kesadaran pelaku startup untuk “menjual” produk dan karyanya kepada media.

“Tidak melulu semuanya soal berbayar atau iklan. Media juga memiliki tanggung jawab untuk membantu pemerintah atau daerah untuk berkembang. Jadi kalau pelaku-pelaku startup ini memiliki keunikan dan sesuatu yang inspiratif media bisa membantu publikasi,” tegas perempuan yang akrab disapa Hana ini.

Ia kemudian memberikan sepenggal cerita tentang bagaimana sosok Bambang Irianto. Penggagas Kampung 3G Glintung Go Green bisa menjadi besar seperti saat ini, sekaligus mendapatkan penghargaan Kalpataru.  Ada peran media yang senantiasa bersinergi membantu publikasi. Dibandingkan dengan yang tidak pernah terpublish, mereka yang inspiratif tersebut akan lebih mudah lagi untuk berkembang, ketika kiprahnya diketahui banyak orang.

“Maksud kami jangan takut untuk menghubungi awak media. Ketika ada informasi apa kita juga diberitahu kan tidak apa-apa. Kenalan dengan teman-teman media tentu akan lebih banyak mengenal channel lainnya,” jelas Hana.

Hana kembali menjelaskan bahwa media sangat terbuka untuk membantu startup di Malang tumbuh besar. Selama ini pun, awak media juga merasa kurang keep in touch dengan pelaku startup yang ada selama ini.

Hal inipun disambut baik oleh Koordinator Malang Creative Fushion Koordinator Vicky Arief Herinadharma. Ia menyampaikan hal ini akan sangat baik untuk mempercepat perkembangan startup-startup baru yang memiliki potensi besar.

Hal ini dapat diwujudkan, lanjutnya, dengan sinergi dan kerjasama yang kontinyu dan intens dari media dan juga pelaku startup.

“Kami bisa sediakan data-data mana mana saja startup potensial yang bisa di blow-up. Kalau memang ada keseriusan di sini, kita siap menyiapkan data dan menjembatani. Ini baik untuk semua,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Malang ini.

Dikatakan Vicky, pihaknya di KEK pun saat ini sedang memikirkan rancangan bentuk kerjasama yang dapat dibentuk, dalam kaitannya dengan publikasi dengan media. Kerjasama ataupun sinergi yang dibangun, harus dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Kolaborasi pelaku startup denga media diyakni akan menjadi senjata kuat Kota Malang dalam pengembangan Kota Kreatifnya.

“Kolab dengan media pun selama ini kita akui juga sangat lemah. Bahkan ini jadi penilaian di nasional kapan hari. Jadi saat ini memang kita sedang menyiapkan format kerjasama itu. Agar kontribusi media ke ekonomi kreatif daerah juga terlihat,” pungkasnya.

Pelaku startup lainnya, Harris, juga mengatakan kini apa yang dibutuhkan pelaku startup memang channel atau link kepada investor. Hal yang menghambat kebanyakan startup di Malang untuk mencapai itu, adalah ketidaktahuan akan informasi investor mana yang dapat dihubungi atau dikontak.

Dengan adanya publikasi dari media, ia meyakini investor akan mudah mengetahui dan juga startup dapat dengan leluasa memberikan informasi apapun yang dibutuhkan.(ica/ary/habis)

Editor : ary
Uploader : hargodd
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU