Tunggu Perintah Wali Kota, Satpol PP Tak Bisa Tutup Toko Modern Nakal

  • 10-07-2019 / 20:01 WIB
  • Kategori:Malang
Tunggu Perintah Wali Kota, Satpol PP Tak Bisa Tutup Toko Modern Nakal Penutupan kurang lebih 15 toko modern di Kota Malang yang dinilai melanggar aturan akan segera dilakukan.

MALANG- Penutupan kurang lebih 15 toko modern di Kota Malang yang dinilai melanggar aturan akan segera dilakukan. Hal ini ditegaskan Kepala Satpol PP Kota Malang Drs Priyadi MM saat dikonfirmasi mengenai waktu eksekusi toko modern yang nakal di Kota Malang.

Ia menjelaskan segala tahap sudah dilakukan terkait tindakan Pemkot Malang terhadap toko-toko modern yang menyalahi aturan ini. Aturan yang dilanggar adalah terkait lokasi keberadaan toko ini yang berdekatan dengan pasar rakyat.

“Ya seperti yang ada di kawasan Bunulrejo dekat Pasar Bunulrejo. Lalu yang di kawasan Tawamangu juga. Ini beberapa diantaranya yang memang sudah dilakukan tindakan pemanggilan sebanyak 3 kali,” tegas Priyadi.

Mantan camat ini mengatakan lagi eksekusi terakhir yang akan dilakukan adalah penutupan toko. Dijelaskannya, belasan toko modern yang mendapat penanganan sesuai standard operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

 

Baca Juga:

 

“Semua toko modern nakal sudah menerima panggilan untuk yang ke tiga kali. Langkah selanjutnya adalah melakukan tindak pidana ringan (tipiring) bagi toko modern yang bersangkutan. Nah untuk proses penutupan toko modern tidak dapat dilakukan dan masih menunggu perintah dari Wali Kota Malang,” tegasnya saat ditemui di Balai Kota Malang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kewenangan Satpol PP hanyalah sampai tipiring saja dan hanya berbentuk denda untuk sanksinya. Sementara untuk penutupan toko, ia kembali menegskan hal ini tinggal menunggu perintah Wali Kota Malang Sutiaji.

"Tahapan awal kami tegur, setalah itu kami lakukan pemanggilan sampai ke tiga kalinya. Selanjutnya akan dilakukan tipiring," imbuhnya.

Sebelumnya Wali Kota Malang Sutiaji menyebut terdapat belasan toko modern yang akan ditutup tahun ini. Toko modern ini merupakan toko yang menyalahi aturan seperti berdekatan dengan lokasi pasar rakyat.

Hal ini juga merujuk pada kebijakan lain berkaitan dengan pengembangam UMKM di Kota Malang. Dimana penataan toko modern akan diperbaiki sehingga umkm yang ada di Kota Malang dapat berkembang lebih baik. (ica/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ica
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Ofo Bekas

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Galakkan Minum Teh

Acak Nomor Peserta, Cegah Praktik Joki Sistemik

MPLS SMPK Sanmar 2 Ditutup Dengan Inaugurasi

Sukses dengan Thor: Ragnarok, Waititi Kembali Garap Thor 4

Perang dan Intrik dalam Trailer Terbaru 'The King;s Man'