trial_mode: on

Dipenuhi PKL Liar, Jalan Cokroaminoto Sulit Ditertibkan

  • 10-07-2019 / 20:41 WIB
  • Kategori:Malang
Dipenuhi PKL Liar, Jalan Cokroaminoto Sulit Ditertibkan Situasi kawasan Jalan Cokroaminoto setiap hari kerja dipenuhi PKL liar

MALANG- Kawasan jalan Cokroaminoto (belakang SMPN 4 Malang) belakangan ini menampilkan pemandangan yang kurang indah. Pasalnya, sejak pagi hingga menjelang sore, kawasan ini dipenuhi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Tidak hanya berjualan di pinggir jalan saja, beberapa titik pedestrian juga menjadi tempat berjualan. Mulai dari pedagang buah, es, jajan ringan hingga alat elektronik hingga batu akik ada disana.

Salah satu warga pengendara, Anindya Ratna menjelaskan dirinya kerap terganggu dengan keberadaan PKL disana.

 

Baca Juga:

 

Meskipun kawasan ini bukan jalan protokol, kerap kali PKL mengganggu arus lalin disana karena di jam-jam tertentu akan banyak pengendara bermotor menjemput anak-anak yang bersekolah di sekitar kawasan ini.

“Ya, lagi pula saya khawatir dengan jajan dipinggir jalan. Anak-anak suka beli jajan kalau sembarangan kan gak bagus juga,” terangnya menanggapi PKL yang ada di kawasan tersebut.

Nyatanya keberadaan PKL di kawasan ini juga menjadi perhatian Satpol PP Kota Malang untuk ditertibkan menyeluruh tahun ini. Kasatpol PP Kota Malang, Drs Priyadi MM menjelaskan telah beberapa kali menertibkan kawasan tersebut.

Meski begitu hasilnya belum maksimal karena PKL kembali datang. Walaupun sudah pernah di razia atau ditegur baik secara lisan, tertulis dan juga tipiring.

“Maka dari itu kami akan memakai pendekatan lain. Kita masih akan bicarakan dengan dinas terkait lainnya untuk menampung mereka,” papar mantan camat ini kepada Malangpostonline.com saat dikonfirmasi mengenai PKL Cokroaminoto ini.

Dikatakannya lebih jauh, Satpol PP Kota Malang tengah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang untuk dapat menampung PKL-PKL ini dalam beberapa pasar yang masih dapat menampung.

Hal ini dilakukan pihaknya karena Priyadi meyakini jika PKL ini diberikan solusi untuk melanjutkan usaha dagangnya dan diberikan tempat berjualan yang mapan maka PKL pasti dapat berkurang jumlahnya.

“Sambil tetap kita pantau kok kawasan itu tiap minggu. Ditegur jika masih berjualan. Di kawasan lain juga kami akan rutinkan lagi,” pungkasnya. (ica/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ica
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI