Bikin Geger Warga, Buaya Lepas Dititipkan ke BKSDA

  • 11-07-2019 / 19:05 WIB
  • Kategori:Malang
Bikin Geger Warga, Buaya Lepas Dititipkan ke BKSDA Buaya berukuran 170 cm dan berusia sekitar satu tahun tersebut berhasil diamankan warga dan diamankan di Polsek Kedungkandang.

MALANG – Ketika warga sekitar Jalan Ki Ageng Gribig sedang melaksanakan salat magrib, salah seorang warga bernama Tini, 62 justru berteriak histeris. Saat itu, ia menemukan ekor buaya berada di atap rumahnya, Rabu (10/7) malam.Beruntung, buaya berukuran 170 cm dan berusia sekitar satu tahun tersebut berhasil diamankan warga dan diamankan di Polsek Kedungkandang.

Tini mengaku, ketika peristiwa tersebut terjadi, ia berjalan menuju dapur untuk memasak. "Kemudian, saya dengar suara berbunyi gedebuk. Saat itu, ekor buaya masuk ke sela-sela genteng saya. Itu bolong karena kejatuhan buaya," papar dia sambil menunjuk bagian genteng yang berlubang.

Ketika berteriak, hal tersebut menjadi perhatian warga. Selain itu, juga menarik perhatian petugas kepolisian yang sedang berjaga di Markas Polsek Kedungkandang. Sebab, letak rumah dan polsek hanya berjarak beberapa meter saja. "Ketika dilihat, ternyata seekor buaya, ukurannya lumayan besar. Saya kaget," ujar dia.

 

Baca Juga:

 

Menurutnya, buaya tersebut berasal dari rumah sebelah yang ditinggali oleh pasangan suami istri. "Kemungkinan dari sebelah, anak yang kontrak disana. Namanya Putra," papar dia.

Namun, meenurut pengakuan istrinya, yakni Vera, sang suami masih ada di Polsek Kedungkandang untuk menjalani pemeriksaan. "Saya nggak tahu kalau ada buaya di rumah. Saya dan suami sama-sama kerja. Tahu-tahu, ya pas malam, sudah banyak polisi," lanjut dia.

Berdasarkan pengakuan sang suami, buaya tersebut milik teman Putra yang dititipkan. "Kata suami saya, mau titip sebentar. Dari siang sampai malam saja. Ndak tahunya dia lepas. Buaya itu diletakkan di lantai dua," papar dia.

Ketika itu, ia mengaku kaget kalau sang suami nekat menyimpan milik buaya. "Kalau saya tahu (suami menyimpan buaya), saya pasti akan marah. Saya punya anak kecil umur 8 bulan. Tidak mungkin saya pelihara binatang berbahaya," tegas dia.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi mengungkapkan, setelah sempat membuat geger warga, buaya tersebut kemudian langsung ditangkap warga. "Jatuh di genting rumah warga, gentingnya pecah 4 buah. Akhirnya warga ramai kalau ada seekor buaya di atas genting. Kita tangkap pakai tampar ramai-ramai," kata dia.

Saat ini, buaya tersebut sementara diserahkan ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan saat ini posisi di tempat penangkaran di Batu. "Buaya tersebut sudah kami serahkan ke penangkaran," kata dia.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal muasal buaya tersebut. Sebab, sampai saat ini, masih belum ada yang mengakui sebagai pemilik. Sementara, berdasarkan hasil olah TKP sementara diduga buaya tersebut terjatuh dari kamar rumah kontrakan di samping lokasi. Penguni rumah kontrakan tersebut diduga memiliharanya, dan saat kejadian posisi buaya ditinggalkan di kamar tersebut.

"Rumah yang dikontrak oleh P di lantai 3 ini pelihara buaya. Saya lihat di TKP ada cakaran dan goresannya kuku buaya. Karena sama pemiliknya ditinggal, mungkin tidak dikasih makan akhirnya lompat ke rumah sebelah," jelas dia.

Namun terduga pelaku, hingga saat ini membantah sebagai pemilik buaya tersebut. Polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan pemilik buaya. "Karena pelaku tidak mengakui, tapi dilihat dari HP-nya sepertinya jual beli online tapi tidak mengakui. Karena itu kita lidik dulu, kita periksa," tandas dia. (tea/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU