17 Desa di Empat Kecamatan Banyuwangi Krisis Air Bersih

  • 12-07-2019 / 14:25 WIB
  • Kategori:Nasional
17 Desa di Empat Kecamatan Banyuwangi Krisis Air Bersih

Sebanyak 17 desa yang tersebar di 4 Kecamatan Kabupaten Banyuwangi, krisis air bersih. Belasan desa itu berada di Kecamatan Tegalsari, Wongsorejo, Tegaldelimo dan Kecamatan Bangorejo.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Banyuwangi Eka Muharram mengatakan, kekurangan air bersih menyebar beberapa desa di 4 Kecamatan tersebut. Di antaranya, Kecamatan Tegalsari ada 5 desa, Wongsorejo 3 desa, Tegaldelimo 5 desa dan Bangorejo 4 desa. 

Menurutnya, daerah itu secara metereologi hari tanpa hujannya sudah cukup panjang. Sehingga sumber mata air yang digunakan warga sehari-hari sudah menyusut bahkan ada yang sudah mengering.

"Di Banyuwangi secara metereologi hari tanpa hujanya sudah panjang, kemudian secara geologi banyak jenis tanah di Kabupaten Banyuwangi tidak menampung air. Sehingga air bawah tanah kemudian menyurut. Ada beberapa wilayah yang sudah terdampak kekurangan air bersih. antara lain adalah di Kecamatan Tegalsari ada di 5 desa yang sudah dilaporkan pak Camat. Kemudian di Wongsorejo ada 3 desa," kata Eka Muharram kepada wartawan, Jumat (12/7/2019). 

Kata dia, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, BPBD Banyuwangi telah mendistribusikan air bersih ke daerah terdampak tersebut. Setiap desa mendapat suplai air bersih sebanyak 10 ribu liter atau dua truk tanki. Jumlah ini dirasa mencukupi untuk kebutuhan air bersih beberapa hari kedepan sebelum nantinya akan disuplai air bersih kembali.

"Setiap desa akan kita suplay air bersih dua truk tanki," tambahnya. 

Eka Muharram menambahkan, untuk mengatasi krisis air bersih BPBD Banyuwangi telah menyiagakan 150 truk tanki air bersih. Jumlah tersebut akan ditambah jika masih belum mencukupi. Sebab jumlah air bersih yang disiapkan untuk bencana kekeringan di Banyuwangi mencapai 1,5 juta liter.

Dia memperkirakan sebaran krisis air bersih di Kabupaten Banyuwangi masih akan terus bertambah. Mengingat puncak musim kemarau diperkirkan terjadi pada bulan Agustus mendatang. 

"Berdasarkan pemetaan BPBD Banyuwangi jumlah daerah yang akan terdampak kekeringan tahun 2019 ini akan bertambah dari tahun sebelumnya 4 Kecamatan menjadi 7 Kecamatan," pungkasnya.(dtk/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : Yohan
  • Penulis : DTK
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Ofo Bekas

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Galakkan Minum Teh

Acak Nomor Peserta, Cegah Praktik Joki Sistemik

MPLS SMPK Sanmar 2 Ditutup Dengan Inaugurasi

Sukses dengan Thor: Ragnarok, Waititi Kembali Garap Thor 4

Perang dan Intrik dalam Trailer Terbaru 'The King;s Man'