Pasutri Asal Temas Edarkan Sabu

  • 12-07-2019 / 14:48 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Pasutri Asal Temas Edarkan Sabu GELAR: Kepala BNN Kota Batu, AKBP Mudawaroh menunjukkan barang bukti sabu di Kantor BNN.

BATU - Pasangan suami istri (pasutri) asal Keluruhan Temas, Kota Batu ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu. Penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa (2/7) pekan lalu sekitar pukul 17.00 WIB di rumah kontrakan Dusun Segundu, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji. 

Dua tersangka pasutri yang diamankan tersebut berinisial NG (41) dan ID (21) asal Kelurahan Temas, Kecamatan/Kota Batu. Penangkapan mereka berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas  mencurigakan. 

Kepala BNN Kota Batu, AKBP Mudawaroh mengatakan, masyarakat menginformasikan ada dugaan peredaran gelap narkotika Dusun Segundu, Desa Sumbergondo. Kemudian petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan mencari kebenaran informasi tersebut.

"Setelah dilakukan pengintaian beberapa hari, petugas berhasil mengamankan keduanya ketika di rumah kontrakan," ujar Mudawaroh kepada Malangpostonline, Jumat (12/7) siang.

Dari keduanya, ungkap mantan Wakapolres Batu ini, petugas berhasil mengamankan 3 plastik kecil berisi sabu seberat 2,36 gram, 3 buah alat hisap (bong), 1 bendel sedotan berwarna putih, 6 korek api, 1 bendel pembersih telinga, 1 buah kotak mika berisi potongan sedotan, 1 buah handphone merk VIVO, dan 1 buah handphone merk Samsung J4 Plus. 

"Dari keterangan keduanya, tersangka mendapat barang dari seseorang berinisial SNA warga Kecamatan Bumiaji yang sekarang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat ini petugas masih melakukan pengejaran dan pengembangan jaringan," bebernya saat press release di Kantor BNNK Batu.

Ia menambahkan, kedua pasutri yang dalam kesehariannya menjual bakso ini telah mengkonsumsin dan mengedarkan sabu sekitar dua tahun ini. Alasan mereka mengkonsumsi sabu untuk meningkatkan stamina saat kerja sehari-hari. 

Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 112 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (eri/feb)

  • Editor : feb
  • Uploader : irawan
  • Penulis : eri
  • Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Korban Laka Plaosan Terlindas Setelah Masuk Kolong Truk

7 Varian Pizza dan Pasta Amerika-Eropa

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Jelang Hari Adhyaksa Diapresiasi Gubernur

Per Juli, Siswa SMA-SMK Tak Perlu Bayar SPP

Ma Chung Misi Jadi Kampus Praktikal

Marvel Umumkan Tanggal Tayang 'Black Widow' dan Fase 4 MCU

Harga Tiket Final Indonesia Open 2019