Prodi Favorit SBMPTN 2019 Bergeser

  • 12-07-2019 / 18:54 WIB
  • Kategori:Kampus
Prodi Favorit SBMPTN 2019 Bergeser MINAT TINGGI : Prodi Agroteknologi hingga Bioteknologi mencuat sebagai prodi dengan minat tinggi pada SBMPTN 2019

MALANG-Jika beberapa tahun sebelumnya prodi Akuntansi, Manajemen, dan Pendidikan Kedokteran menempati posisi teratas prodi paling diminati, tampaknya hal tersebut kini mulai bergeser. Lantaran muncul prodi-prodi yang sebelumnya kurang populer seperti Agroteknologi dan Bioteknologi yang justru panen peminat pada SBMPTN tahun ini.

"Minat tinggi di prodi Agroteknologi sekarang sebagai wujud perubahan minat. Mungkin mereka lihat dari peluangnya juga," ungkap Wakil Rektor I Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Aulanni'am DVM, DES pada media.

Menurut Kaprodi Agroekoteknologi UB, Dr.agr. Nunun Barunawati, SP.MP, meningkatnya minat calon mahasiswa baru terhadap Prodi Agroteknologi dipengaruhi oleh terjadinya pergeseran mindset ilmu pertanian yang jauh berbeda antara dulu dan sekarang. Agroteknologi sendiri merupakan bidang ilmu yang mempelajari cara menanam tanaman dengan pengetahuan modern.

 

Baca Juga:

 

“Jika dulu ilmu pertanian lebih berkesan dengan berlumpur atau blethok. Kurikulum ilmu pertanian sejak 2008 sudah diperbaiki menjadi lebih inovatif, menggunakan IPTEK, global dan lebih update menyesuaikan dengan tantangan milenial baik secara lokal, regional, maupun internasional,” terangnya.

Agroteknologi dinilai mampu menjawab tantangan permasalahan sektor pertanian menghadapi era industri 4.0. 

Kemudian prodi lainnya yang belum banyak dikenal, bahkan baru saja didirikan oleh Universitas Negeri Malang (UM) yakni Bioteknologi yang mendapatkan minat besar dari para pendaftar SBMPTN tahun ini. Dengan kuota hanya 20 kursi, prodi S1 Bioteknologi UM diminati oleh 441 pendaftar.

Dekan FMIPA UM, Assoc Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si menerangkan, bahwa prodi Bioteknologi baru saja dibuka pada SBMPTN dan jalur mandiri tahun ini lantaran pemberkasannya juga baru saja rampung.
Daya tampung prodi ini sebanyak 25 orang. Sehingga sisanya diambil dari jalur mandiri.
Untuk prodi ini bermitra dengan perguruan tinggi di Taiwan. Alasan membuka prodi ini karena menjawab kebutuhan saat ini.
“Dosen pengajar nantinya berasal dari Prodi Kimia, Biologi dan Fisika,” jelasnya. (mg3/oci)

Editor : oci
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU