Ditahan, Kades Druju Terpilih Tetap Dilantik

  • 12-07-2019 / 19:52 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Ditahan, Kades Druju Terpilih Tetap Dilantik Inspektur Kabupaten Malang, Tridiyah Maistuti

MALANG-Pemerintah Kabupaten Malang tetap melantik Mujiono sebagai Kepala Desa  Druju terpilih. Kendati posisinya sedang meringkuk di sel tahanan. Hal ini dikatakan oleh Inspektur Kabupaten Malang, Tridiyah Maistuti.

Ia menerangkan itu, ditemui Malang Post Online usai menghadiri kegiatan pengukukan dan serah terima jabatan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, siang tadi.

Saat ini desk Pilkades Kabupaten masih memproses seluruh usulan pelantikan dari BPD  masing-masing desa penyelenggara Pilkades. Selanjutnya oleh tim dari Desk Pilkada Kabupaten Malang melanjutkan usulan itu ke Plt Bupati Malang untuk dibuatkan Surat Keputusan (SK) pelantikan.

 

Baca Juga:

 

"BPD Desa Druju juga sama. Mereka harus mengusulkan untuk pelantikan kades terpilih. Begitu prosedurnya," tegasnya kepada Malang Post online.

Tridiyah sendiri mengaku sangat menyesalkan adanya tindak pidana yang dilakukan oleh Kepala Desa. Beragam pesan pun diberikan Tridiyah, agar ke depan Kades betul-betul bisa menjalankan amanah dengan baik.

"Jabatan kepala desa itu adalah amanah, dan tanggung jawab sebagai seorangpemimpin. Pemimpin harus bijaksana dan menjaga integritas," katanya.

Ia juga berpesan, Kades juga ditunjuk sebagai pengelola anggaran. Tapi demikian, dia tetap meminta kades untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran.

"Karena itu uang negara, maka harus digunakan sesuai keperuntukannya. Jangan malah disalah gunakan," tandasnya.

Peringatan itu tidak hanya disampaikan kepada Kades Druju, tapi juga kades lainnya di Kabupaten Malang. Harapannya, adalah, tidak ada lagi kades yang terjerat masalah hukum," tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Mujiono terjerat kasus hukum, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Dia diduga menggelapkan Alokasi Dana Desa tahun 2013 dan tahun  2014. Perkara Mujiono awalnya ditangani Satipidkor, Polres Malang. Namun pertengahan Juni lalu. Kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen.(ira/ary)

  • Editor : ary
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ira
  • Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Korban Laka Plaosan Terlindas Setelah Masuk Kolong Truk

7 Varian Pizza dan Pasta Amerika-Eropa

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Jelang Hari Adhyaksa Diapresiasi Gubernur

Per Juli, Siswa SMA-SMK Tak Perlu Bayar SPP

Ma Chung Misi Jadi Kampus Praktikal

Marvel Umumkan Tanggal Tayang 'Black Widow' dan Fase 4 MCU

Harga Tiket Final Indonesia Open 2019