Tambahan Emas dari Tarung Drajat, Kabupaten Malang Bertahan di Peringkat 5

  • 13-07-2019 / 18:51 WIB
  • Kategori:All Sport
Tambahan Emas dari Tarung Drajat, Kabupaten Malang Bertahan di Peringkat 5 Altet Tarung Drajat Kabupaten Malang, ketika mendapat medali emas dalam Porprov VI tahun 2019.

MALANG - KONI Kabupaten Malang, gagal memenuhi target perolehan medali emas di Porprov VI tahun 2019. Dari target awal 40 emas, hanya berhasil menyabet 32 emas. Perolehan tersebut, terhitung sampai pukul 14.00, Sabtu (13/7) kemarin.

"Perolehan medali emas itu masih bisa bertambah. Perkiraan lebih kurang 35 medali emas yang kami dapat. Karena masih menyisakan dua Cabor yakni Hoki Outdoor dan Bulutangkis yang masih semifinal," ungkap Koordinator Humas KONI Kabupaten Malang, M Ariful Huda.

Dari dua Cabor yang tersisa tersebut, menurut Arif, sapaan akrabnya, sudah dipastikan akan ada tambahan medali emas atau perak. Karena kedua Cabor itu, sama-sama masuk semifinal. "Kami tinggal menunggu hasil pertandingan saja," katanya.

Dikatakannya, 32 medali emas yang sudah didapat tersebut, diperoleh dari 15 Cabor. Tambahan emas terakhir dari Cabor Tarung Drajat. Cabor paling banyak yang menyumbang medali emas adalah Kempo, dengan 7 medali.

Kemudian, medali perak mendapat 31. Terbanyak adalah Cabor Selam yang mendapat 5 medali. Dan terbaru didapat dari Cabor Billiard.

"Begitu juga dengan perunggu, juga mendapat 31 medali. Paling banyak adalah Cabor Tenis Lapangan yang mendapat 3 medali," ujarnya.

Sekalipun gagal memenuhi target 40 emas, namun hasil yang didapat pada Porprov VI tahun 2019, lebih baik dari Porprov V lalu. Sebelumnya hanya mendapat 27 emas.

Sedangkan untuk perolehan medali perak dan perunggu, selain gagal memenuhi target, juga menurun dari Porprov V lalu. Sebelumnya, medali perak mendapat 62 perak dan 74 perunggu.

"Tetapi dengan perolehan medali tersebut, KONI Kabupaten Malang masih tetap bertahan di peringkat 5. Karena dengan Kota Malang, terpaut jauh perolehan medali. Begitu juga dengan Pasuruan, meskipun selisihnya hanya sedikit, tetapi kami optimis tetap bertahan. Sebab kemungkinan ada tambahan perolehan medali dari dua Cabor tersisa," terang Ketua PWI Malang Raya ini.

Lebih lanjut, Arif mengatakan, dengan perolehan medali tersebut, nantinya akan ada evaluasi. Karena ada beberapa Cabor yang sebelumnya tidak diperkirakan, justru menjadi kejutan seperti Paralayang.

Termasuk ada beberapa Cabor andalan yang diyakini akan mendulang medali, prestasinya malah justru menurun. Seperti Cabor Selam dan Angkat Berat. "Pasti akan ada evaluasi keseluruhan, supaya ada perbaikan prestasi pada Proprov selanjutnya," pungkasnya.(agp)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU