Bocah SD Kelas 3 Membiayai dan Merawat Sang Ibu, ini Kisah Naga!

  • 14-07-2019 / 15:23 WIB
  • Kategori:Malang
Bocah SD Kelas 3 Membiayai dan Merawat Sang Ibu, ini Kisah Naga!

MALANG - Akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 30 April 2019 lalu, Siti Aisyah mengalami patah kaki. Sehingga, ia tidak bisa berjalan dan melakukan aktifitas. Sehari-hari, perempuan berusia 54 tahun tersebut dirawat oleh anak semata wayangnya, yakni Naga Putra Wicaksono.

Bocah yang biasa dipanggil Naga ini masih berusia 8,5 tahun, duduk di bangku kelas 3 SDN Blimbing 5. Dia rela mengamen dan mengemis untuk membiayai sang ibunda yang tidak bisa berjalan. 

Ketika ditemui Malangpostonline.com, setiap harinya, Naga mengaku membantu ibunya yang sedang sakit. "Ibu kakinya sakit, nggak bisa jalan. Aku yang cuci baju, masak buat ibu, bantu-bantu ibu, mandiin ibu," terang dia sambil malu-malu.

Selepas pulang sekolah, Naga mengaku langsung melihat kondisi ibunya. Setelah itu, ia langsung pergi mencari uang untuk memenuhi kebutuhan ibunya. "Aku ngamen, sama minta-minta. Biasanya jalan kaki sendirian, paling jauh di sawah (kawasan Kafe Sawah Jalan Sudimoro). Biasanya sampai malam," kata Naga polos.

Sehingga, diantara teman-teman seusianya yang lagi senang bermain, Naga justru kehilangan waktunya untuk bersenang-senang. Sebab, setiap hari, ia harus merawat ibunya. Meski demikian, Naga mengaku tak keberatan. "Kalau ibu ada yang jaga, ya pergi main sebentar. Kalu nggak, ya aku jaga ibu," papar dia.

Sementara itu, salah satu relawan, Yuni Achyar menambahkan, sekitar tanggal 30 April 2019 lalu, Siti Aisyah dan Naga hendak pergi ke Situbondo. Saat melintas di jalur pantura, tepatnya Desa Banyuglugur, mereka mengalami kecelakaan. Siti Aisyah dan Naga yang saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor, menabrak sebuah mobil yang sedang melintas di tikungan. 

"Kemudian, keduanya terjatuh. Ibu Siti Aisyah mengalami patah tulang kaki. Sementara tangan kirinya juga cedera. Sedangkan Naga, juga mendapat luka di pelipis dan dijahit," kata perempuan yang akrab disapa Yuyun itu.

Namun, setelah mengalami kecelakaan, ia tidak mendapat perawatan. Sebab, ia khawatir tidak mampu menanggung biayanya. Sehingga, selama kurang lebih 2,5 bulan, ia tak berdaya. Hanya bisa duduk dan terdiam di atas tempat tidur. 

"Kami sempat membawanya ke salah satu dokter relawan. Beliau mengalami patah tulang dan cukup parah, sebab penanganannya juga terlambat," kata dia.

Sementara, untuk luka di pelipis Naga yang sudah terjahit, ketika Naga tertidur, jahitan tersebut dilepas sendiri oleh ibunya. "Karena takut biaya lagi. Sampai saat ini, Naga trauma melihat mobil," kata dia.

Mengetahui hal tersebut, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tak tinggal diam. Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Supranoto, Camat Blimbing, Muarib dan jajarannya mengunjungi Siti Aisyah dan Naga di tempat kosnya, yakni di kawasan Borobudur IV B, Kota Malang, Minggu (14/7).

Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku akan bertindak cepat untuk memberikan perawatan bagi Siti Aisyah dan Naga. "Dari hasil kunjungan sementara, akan kami buatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), iuran BPJS dan rujukan ke rumah sakit. Kami berharap, hal ini bisa diselesaikan secara tuntas," papar dia.

Sedangkan untuk sang putra, yakni Naga, pihaknya akan memberikan pembinaan khusus. Sebab, sebelum ibunya mengalami patah kaki, keduanya memang mengamen. "Kami akan beri pembinaan dan karyakan. Kemungkinan akan masuk ke Desaku Menanti, kita masih lihat dulu kondisi dan perkembangannya bagaimana," lanjut dia.

Pada kesempatan tersebut, ia sempat berterima kasih kepada media yang memberitahukan terkait kondisi Siti Aisyah. Ia mengaku, memiliki keterbatasan sehingga tidak mendengar kabar tersebut. 
"Kami dari Pemkot memang memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada media yang telah menginformasikan hal ini. Sehingga, bisa dicari solusi dan permasalahan bisa selesai," pungkas dia. (tea/bua)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU