Siswa Baru SMK Nasional Anti Radikalisme dan Taat Berlalu Lintas

  • 15-07-2019 / 14:56 WIB
  • Kategori:Sekolah
Siswa Baru SMK Nasional Anti Radikalisme dan Taat Berlalu Lintas Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMK Nasional dibuka secara resmi, Senin (15/7).

MALANG - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMK Nasional dibuka secara resmi, Senin (15/7). Dengan mengusung tema 'Membentuk Anak Bangsa Berkarakter Pancasila Melalui Kearifan Lokal', MPLS kali ini dimantabkan melalui kerja sama dengan TNI, Polri, hingga BNN.

Memasuki masa sekolah jenjang SMK, menjadi tahapan cukup krusial bagi perkembangan para remaja yang mulai beranjak dewasa. Oleh karenanya, penting untuk memberikan landasan sesuai dengan kearifan lokal yang berlandas pada wawasan kebangsaan terhadap para siswa baru.

"Kita fokus memperkuat karakter kebangsaan dan karakter moral mereka. selain bekerja sama dengan TNI, Polri, hingga BNN kami juga tampilkan materi melalui video-video agar mereka lebih mudah memahami," ungkap Kepala SMK Nasional Drs. Muhammad Taufik, M.Pd.

Waka Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia MPLS SMK Nasional Fajar Afriliyanto, S.Kom menyebutkan bahwa terdapat sejumlah materi yang wajib disampaikan pada MPLS, mengacu pada peraturan dari Mendikbud. Seperti wawasan tertib berlalu lintas, anti radikalisme, hingga antisipasi kenakalan remaja.

Sementara itu, Kanit Bimas Klojen Bambang Suhermono, pemberian materi terkait cara berlalu lintas yang baik hingga wawasan anti radikalisme sangat penting ditanamkan pada  para siswa baru. Sebab, usia mereka sangat rawan terjadi kurang pemahaman terkait hal-hal tersebut.

"Seperti dalam berlalu lintas, seusia mereka ini rawan sekali terhadap pelanggaran. Padahal pelanggaran itu menjadi awal penyebab terjadinya kecelakaan," katanya.

Kepolisian juga memberikan materi terkait anti radikalisme dan juga antisipasi kenakalan remaja. Pemberian materi tersebut sejalan dengan program-program yang dimiliki kepolisian dalam rangka peningkatan kepedulian masyarakat terhadap persoalan sosial tersebut.

"Harapannya dengan upaya ini para siswa baru bisa taat kepada peraturan dan norma, serta dapat menumbuhkan rasa nasionalisme," tandasnya. (mg3/oci)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU