MPLS SMKN 1 Singosari

Siswa Baru Dilatih Berbaris dan Diajak Baksos

  • 15-07-2019 / 18:06 WIB
  • Kategori:Sekolah
Siswa Baru Dilatih Berbaris dan Diajak Baksos MPLS: Siswa baru SMKN 1 Singosari mengikuti MPLS hari pertama dengan semangat.

SINGOSARI – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMKN 1 Singosari berbeda dengan tahun sebelumnya. Selain pengenalan lingkungan, sekolah tersebut juga mengadakan bakti sosial. Karenanya, sekolah menambah waktu MPLS manjadi lima hari.

Bambang Susanto, Ketua MPLS SMKN 1 Singosari mengatakan, sejatinya kegiatan MPLS digelar selama tiga hari. Yakni mulai Senin (15/7) dan berakhir pada Rabu (17/7). Namun, pihaknya menambah waktu, lantaran kegiatan juga diisi dengan bakti sosial dan unjuk bakat siswa. ”Rencananya, bakti sosial akan kami gelar Kamis (18/7), kemudian besoknya dilanjutkan dengan malam unjuk bakat siswa,’’ katanya.

Bambang mengatakan, bakti sosial nanti bentuknya pembagian sembako, kepada Yayasan Yatim Piatu, serta warga sekitar SMKN 1 Singosari yang tidak mampu. ”Melalui bakti sosial ini kami ingin membangkitkan empati para siswa baru, agar peduli terhadap sesama,’’ ujarnya.

 

Baca Juga:

 

Pria yang juga menjabat sebagai Waka Kesiswaan, SMKN 1 Singosari ini mengatakan, jika bakti sosial bukan kali pertama digelar sekolah saat MPLS. Tapi, hampir empat tahun, kegiatan ini vacum. ”Melalui moment ini kami ingin menggiatkan kembali bakti sosial. Semoga dapat menjadi agenda rutin,’’ ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia  juga mengundang petugas kepolisian. Mereka akan menyampaikan materi tentang larangan penyalahgunaan narkoba. Materi tersebut sangat penting, sebagai bentuk antisipasi agar siswa tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba.

Sementara itu, dalam pembukaan MPLS Senin (15/7) diawali upacara, dengan Irup Kepala SMKN 1 Singosari, Drs H Imam M MT. Dalam arahannya, Imam mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas 10 yang baru masuk. Dia menekankan kepada siswa untuk rajin belajar, disiplin, dan mengikuti aturan yang berlaku di SMKN 1 Singosari.

”Tidak semuanya bisa basuk SMKN 1 Singosari. Kalian adalah siswa-siswa pilihan. Dengan terpilihnya kalian masuk di sekolah ini cukup menjadi kebanggaan. Itu sebabnya, jangan menyia-nyiakan kesempatan, selalu rajin belajar, disiplin, dan mengkuti aturan yang ada,’’ ungkapmnya.

Imam menambahkan, jika dari 1200 siswa yang daftar di SMKN 1 Singosari, hanya 810 saja yang diterima. Sedangkan 400 an lebih siswa terpaksa balik kanan, karena tidak diterima.

Setelah upacara, dilanjutkan dengan latihan baris berbaris. Saat latihan baris berbaris, para siswa didampingi para guru, dan panitia. Setelah itu dilanjutkan dengan pengarahan di dalam Aula sekolah oleh para guru. (ira/sir/udi)

  • Editor : udi
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ira
  • Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI