MPLS Siswa Baru SMAN 1 Singosari Dibekali Wawasan Kebangsaan

  • 15-07-2019 / 20:55 WIB
  • Kategori:Sekolah
MPLS Siswa Baru SMAN 1 Singosari Dibekali Wawasan Kebangsaan Letkol Inf  Drs Didi Suryadi M AP, dari Kodam V/Brawijaya memberikan materi tentang wawasan kebangsaan terhadap siswa didik baru SMAN 1 Singosari

SINGOSARI  - Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMAN 1 Singosari, memberikan materi wawasan kebangsaan terhadap peserta didik baru. Tidak main-main, wawasan kebangsaan diberikan langsung oleh anggota TNI. Yakni Letkol Inf  Drs Didi Suryadi M AP, dari Kodam V/Brawijaya.

Dalam materi yang disampaikan, Didi tak sekadar menceritakan tentang perjuangan pahlawan Nasional Bung Tomo, yang berperang melawan penjajah. Tapi perwira menengah dengan dua melati di pundak ini juga mengajak seluruh siswa baru  SMAN 1 Singosari untuk ikut memerangi Hoax.

”Sekarang banyak media sosial, informasinya juga tak tak terbendung. Itu sebabnya, kepada adik-adik, agar waspada. Saat memperoleh informasi dari media sosial, lebih dulu dicek kebenarannya, dan tidak menyebarkan berita-berita bohong,’’ katanya. Didi mengatakan, jika serangan di dunia nyata, militer sudah siap untuk membendung. Tapi saat serangan di dunia maya, maka semua orang harus berperan, ikut memerangi. Tidak terkecuali siswa SMAN 1 Singosari.

Menurut Didi banyak orang uang menggunakan media sosial untuk kepentingan-kepentingan yang dapat memecah belah bangsa. Agar hal itu tidak terjadi, maka dibutuhkan orang yang cerdas dan smart untuk menghadapi itu.

Dalam materi yang disampaikan juga, Didi tidak lupa mengajak seluruh siswa baru di SMAN 1 Singosari untuk selalu cinta tanah air, dengan memegang teguh nilai-nilai pancasila sebagai ideologi bangsa. Dia juga meminta siswa baru selalu mengantisipasi terjadinya serangan non militer.

Namun demikian, dia juga tak lupa berpesan, kepada seluruh siswa untuk selalu menjadi pemuda yang tangguh, dan menjadi  penerus perjuangan para pejuang sebelumnya.

Sementara itu Ahmad Muzammil Kholily Spdi, Ketua Pelaksana MPLS SMAN 1 Singosari mengatakan, di sekolahnya MPLS digelar tujuh hari. Ada dua konsep MPLS, yaitu klasikal dan kedua outdor.

Klasikal dikatakan Muzammil diantarannya adalah latihan baris berbaris, wawasan kebangsaan, pemberian materi terkait memerangi peredaran narkoba, dan pengenalan sekolah. Sedangkan untuk konsep outdor, pihaknya mengajak siswa baru untuk melakukan outbond dan bakti sosial.

”Ini yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada MPLS tahun ini, ada outbond,’’ ungkapnya. Muzammil mengatakan, jika MPLS yang digelar dipastikan tidak ada unsur kekerasan. Itu karena dalam MPLS pihak sekolah tidak melibatkan siswa  kelas XI maupun kelas XII.

”Kalaupun mereka terlihat hanya menjadi pendamping, dan absensi saja. Sedangkan untuk seluruh kegiatan, koordinatornya adalah guru. Dan MPLS ini juga kami konsep menyenangkan, sehingga para siswa pun dapat melaksanakan seluruh kegiatan dengan nyaman dan senang,’’ tandasnya.(ira)

  • Editor : ira
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ira
  • Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI