Inovatif, Mahasiswa AKAFARMA PIM Temukan Minuman Probiotik Berbahan Cucian Beras dan Temulawak

  • 17-07-2019 / 10:54 WIB
  • Kategori:Kampus
Inovatif, Mahasiswa AKAFARMA PIM Temukan Minuman Probiotik Berbahan Cucian Beras dan Temulawak JAPRO: Inilah produk Jamu Probiotik (Japro) yang ditemukan mahasiswa AKAFARMA PIM dalam adu karya inovatif di gedung baru Fakultas Kedokteran UB.

MALANG - Jamu Probiotik (Japro) bersaing dengan ratusan produk inovatif  mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang digelar di gedung baru Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB), Selasa, 16 Juli 2019. Minuman Japro itu, ditunjukkan Ayrton Hega Alpha Zona, Novia Nur Agustin dan Jefri Nur Rokhman.

Mereka adalah mahasiswa Akademi Analis Farmasi dan Makanan (AKAFARMA) Putera Indonesia Malang (PIM). Mereka mengadu peruntungan untuk bersaing dengan puluhan perguruan tinggi se-Jawa Timur. Mahasiswa dari kampus yang memiliki tagline  “Touch Your Future” itu mendapat urutan pertama untuk mempresentasikan karya inovatifnya  kepada dewan juri.

Minuman Probiotik yang diberi label Japro ini berbahan dasar temulawak dan air cucian beras (leri) yang difermentasi dengan Lactobacillus Casei Shirota sebagai agen probiotik. Japro sendiri memiliki rasa asam layaknya minuman probiotik yang beredar di pasaran. Namun ciri khas dari probiotik ini tak meninggalkan rasa khas dari temulawak. 

“Senyawa antioksidan dalam Japro akan semakin meningkat jika curcumin difermentasikan dengan bakteri asam laktat sehingga produk ini dipercaya dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh,” kata Ayrton Hega Alpha Zona, Ketua Kelompok dari AKAFARMA PIM kepada dua pengujinya, Dr. Tendy Yulisca Ramadin, SSn, MT dan Kadunci,SE, MSI.

Selain menangkal radikal bebas, jamu probiotik inovasi minuman kesehatan herbal berfungsi mengurangi paparan boraks pada hati atau hepar sehingga diharapkan dengan diproduksinya minuman ini dapat mengurangi kerusakan hati oleh boraks yang tanpa sadar terkonsumsi dari makanan. Kedua penguji juga menanyakan perbedaan minuman Japro dengan yang ada di pasaran.

“Untuk produk fermentasi di pasaran masih memakai susu sebagai bahan baku, tapi kita mengkombinasi leri (air cucian beras) sebagai media dari bakteri asam laktat selain itu Temulawak sebagai bahan herbal asli Indonesia menjadikan produk ini lain daripada minuman Probiotik yang sering dikonsumsi masyarakat,” tambah Jefri Nur Rokhman, anggota kelompok AKAFARMA PIM.

Lebih lanjut ia menjelaska bahwa minuman Probiotik Japro yang lolos tahap ke-2 dalam bidang PKM Penelitian Eksakta ini sebenarnya bukan target utamanya, karena sebelumnya mereka malah ikut PKM Bidang Kewirausahaan dengan judul “Japro Terobosan Minuman Sehat Penambah Nafsu Makan dari Cucian beras dan Temulawak.

Diakhir presentasinya, Novia Nur Agustin, anggota kelompok AKAFARMA PIM menjelaskan bahwa produk buatannya beberapa waktu lalu pernah menjadi Juara Harapan III Lomba Poster yang diadakan Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI) dan produk yang mengangkat bahan herbal ini akan dipatenkan oleh kampus sebagai produk inovatif karya mahasiswa AKAFAMA PIM.  Informasi dan Pendaftaran Akafarma: 08121770930 dan 081252122717 (mar)

Editor : mar
Uploader : irawan
Penulis : marga
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU